Hari ini
Cuaca 0oC
Breaking News

Tiga Orang Tewas di Bentrokan Adonara, Menteri HAM Dorong Penyelesaian Melalui Pendekatan Budaya

Jakarta ;Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai memerintahkan jajaran Kanwil KemenHAM NTT bersama Staf Khusus Menteri untuk segera turun ke Kabupaten Flores Timur, NTT, guna melakukan pemantauan terhadap bentrokan yang terjadi di Kecamatan Adonara Timur.

Foto: Menteri HAM Natalius Pigai
Foto: Menteri HAM Natalius Pigai

Berdasarkan laporan sementara, bentrokan antardua desa mengakibatkan sedikitnya tiga orang meninggal dunia, sejumlah warga mengalami luka-luka, serta puluhan rumah terbakar.

Pigai menyatakan bahwa pemantauan di lapangan bertujuan untuk memperoleh gambaran menyeluruh mengenai kondisi masyarakat pascakonflik sekaligus mengidentifikasi langkah-langkah yang diperlukan dalam mendukung proses penyelesaian secara damai. Hasil pemantauan tersebut nantinya akan menjadi bahan koordinasi dengan pemerintah daerah, tokoh adat, tokoh agama, dan seluruh pemangku kepentingan terkait.

"Berdasarkan pengalaman menangani kasus di sana, kami menilai pendekatan melalui solusi budaya jauh lebih efektif daripada pemolisian," kata Pigai kepada wartawan, Minggu, 19 Juli 2026.

Lebih lanjut, Pigai menjelaskan bahwa pendekatan berbasis budaya terbukti lebih efektif dibandingkan pendekatan yang hanya mengedepankan aspek penegakan hukum. Pelibatan tokoh adat dan mekanisme penyelesaian yang hidup di tengah masyarakat dinilai mampu membangun kembali kepercayaan serta mencegah terjadinya konflik serupa di masa mendatang.

Kementerian Hak Asasi Manusia Republik Indonesia (KemenHAM RI) menegaskan akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, aparat keamanan, dan para tokoh masyarakat untuk memastikan proses penyelesaian berlangsung secara damai, menghormati hak asasi manusia, serta memberikan rasa aman bagi seluruh warga terdampak.

KemenHAM RI juga berharap situasi di Adonara segera kondusif sehingga masyarakat dapat kembali menjalankan aktivitasnya secara normal.(*)

Hide Ads Show Ads