Hari ini
Cuaca 0oC
Headline News :

Menteri PKP Siapkan Program ‘Gentengisasi’ Arahan Presiden Prabowo

Jakarta : Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait menyatakan program ‘gentengisasi’ arahan Presiden akan dipersiapkan pelaksanaannya. Maruarar mengatakan pemerintah akan terlebih dahulu mempelajari kesiapan industri genteng di dalam negeri.

Menteri PKP Maruarar Sirait (tengah) saat diwawancarai wartawan di Kantor Pusat BRI, Jakarta, Rabu, 4 Februari 2026

Ia menilai aspek kualitas produk, kapasitas produksi, serta harga menjadi faktor penting sebelum kebijakan tersebut diterapkan secara luas. Sebagai langkah awal, Maruarar berencana meninjau langsung sentra industri genteng, termasuk di Jatiwangi, Majalengka.

“Dulu terkenal itu genteng dari Jatiwangi. Nanti saya akan datang ke sana. Saya akan lihat bagaimana industrinya, kualitasnya bagaimana, kemampuan produksinya, harganya. Dalam waktu dekat, saya akan datang ke Majalengka, ke pusat-pusat genteng di Indonesia,” ucap Menteri Ara di Kantor Pusat BRI, Jakarta, 4 Februari 2026.

Ia mengatakan program gentengisasi diharapkan dapat dirasakan manfaatnya oleh pelaku UMKM, industri, dan pengusaha lokal. Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menginginkan adanya gerakan nasional penggantian atap seng menjadi genteng berbahan tanah liat atau ‘gentengisasi’. 

Presiden Prabowo menilai penggunaan atap seng yang mendominasi rumah-rumah di Indonesia membuat lingkungan kurang indah. Selain itu, atap seng juga dinilai berdampak pada kenyamanan penghuni karena mudah panas dan berkarat. 

“Saya ingin semua atap Indonesia pakai genteng. Jadi nanti gerakannya adalah gerakan nasional. Proyeknya adalah proyek gentengisasi seluruh Indonesia,” ucap Presiden Prabowo dalam pembukaan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah di Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin, 2 Februari 2026.

Presiden Prabowo menyebut Koperasi Merah Putih akan dilengkapi dengan pabrik genteng skala lokal dengan peralatan yang relatif terjangkau. Selain itu, bahan bakunya mudah diperoleh karena berasal dari tanah yang dapat dicampur bahan lain agar ringan dan kuat.(*)

Hide Ads Show Ads