Jelang Ramadan, Pemkot Bekasi Diminta Cek Harga Pangan
Bekasi :Pemkot Bekasi diminta mengecek harga komoditas pangan di Kota Bekasi menjelang ramadan. Hal tersebut disampaikan Anggota Komisi III DPRD Kota Bekasi, Abdul Muin Hafied.
![]() |
| Petugas Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Kota Bekasi saat tengah memantau harga pangan di sejumlah pasar tradisional di Kota Bekasi. (Foto: Disdagperin Kota Bekasi) |
Menurutnya, menjelang ramadan ada potensi kenaikan harga pada sejumlah komoditas pangan. Dan hal ini merupakan siklus rutin setiap pada periode ramadan sampai dengan idulfitri.
Oleh karena itu, pemantauan atau pengecekan harga perlu dilakukan. Sebab jangan sampai naiknya harga komoditas pangan tidak terkendali.
"Pemkot Bekasi saya kira pelu turun ke pasar-pasar tradisional termasuk super market untuk mengecek harga pangan. Apalagi menjelang ramadhan seperti ini trendnya selalu ada kenaikan dan jangan sampai kenaikannya tidak terkendali," katanya, kepada wartawan, Senin, 2 Februari 2026.
DPRD sendiri kata Muin, juga tidak menutup kemungkinan akan ikut turun memantau harga pangan di pasar-pasar. Guna memastikan bahwa harga pangan dalam kondisi terkendali menjelang ramadhan.
"Bisa juga nanti kami dari Komisi III DPRD Kota Bekasi ikut turun ke lapangan. Ini penting agar harga pangan tetap terkendali di Kota Bekasi," ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Kota Bekasi, Ika Indah Yarti menegaskan pemantauan harga akan tetap dilakukan. Hal ini merupakan upaya untuk menjaga harga-harga pangan tetap stabil.
"Kalau menjelang ramadhan pasti ada namanya kenaikan harga, apalagi di tengah cuaca ekstrem seperti saat ini. Dan kami tentu akan tetap melakukan pemantauan harga di lapangan seperti apa," ujarnya.(*)
