Hari ini
Cuaca 0oC
Headline News :

Basarnas Lakukan Pencarian Hari Ke-12 Operasi di Cisarua

Bandung : Basarnas bersama tim SAR gabungan kembali melanjutkan Operasi SAR terhadap korban terdampak bencana longsor di Desa Pasirlangu, Cisarua, Bandung Barat. Rabu, 4 Februari 2026 merupakan hari Ke-12 pelaksanaan operasi SAR. 

Pencarian korban longsor di Cisarua, Kabupaten Bandung Barat terus dilakukan Tim SAR gabungan, Rabu, 4 Februari 2026.

"Pola pencarian pada hari Ke-12 relatif tidak mengalami perubahan signifikan dibandingkan hari-hari sebelumnya. Dengan tetap menggunakan pembagian sektor yang sama," kata Direktur Operasi Basarnas Laksamana Pertama TNI Yudhi Bramantyo, Rabu, 4 Februari 2026.

Bramantyo mengatakan, hari ini terdapat pergeseran penggunaan alat berat dari sektor A1 ke A2 karena terjadi penebalan lumpur yang semakin tinggi. Sehingga diperlukan dukungan alat berat untuk membantu proses pencarian.

Selain optimalisasi alat berat, Basarnas juga memaksimalkan penggunaan anjing pelacak (K9) untuk mendukung efektivitas pencarian di area terdampak longsor. Dalam kesempatan tersebut, Bramantyo mengimbau seluruh personel Basarnas dan tim SAR gabungan agar selalu mengutamakan keselamatan. 

“Kami mengingatkan seluruh personel untuk tetap waspada terhadap potensi bahaya di lapangan. Jika merasa kurang fit, jangan memaksakan diri dan disarankan untuk beristirahat terlebih dahulu,” ujarnya.

Ia menegaskan, keselamatan dan kesehatan personel merupakan prioritas utama dalam pelaksanaan Operasi SAR. Hal ini mengingat medan yang berat serta durasi operasi yang telah berlangsung cukup panjang.

Sebelumnya, Tim SAR gabungan kembali menemukan dua bodypack pada hari ke-11 Operasi Pencarian dan Pertolongan (SAR) di Cisarua, Bandung Barat. SAR Mission Coordinator Ade Dian Permana mengatakan, dua bodypack tersebut ditemukan di Worksite B2 Selasa, 3 Februari 2026 kemarin. 

“Dengan tambahan tersebut, total bodypack yang berhasil ditemukan hingga hari ke-11 Operasi SAR berjumlah 85 pack. Hal ini karena adanya tambahan temuan yang dihasilkan unsur SAR,” kata Ade Dian Permana.(*)

Hide Ads Show Ads