21 Karung Cacahan Uang Rupiah Ditemukan di TPS Liar Bekasi, Polisi Pastikan Milik BI
Jakarta : Sebanyak 21 karung yang diduga berisi potongan uang kertas rupiah dengan kondisi sudah dicacah, pada tempat penampungan sampah (TPS) liar di Desa Taman Rahayu, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, milik Bank Indonesia (BI).
"Kami juga sudah koordinasi dengan BI bahwa benar itu cacahan uang darinya, uang lama dari BI," kata Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Sumarni saat dikonfirmasi, di Jakarta, Kamis.
Ia juga memastikan bahwa cacahan uang tersebut merupakan uang rupiah asli dan telah diamankan untuk menjadi barang bukti.
Sementara Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto menyebutkan kasus tersebut telah dimonitor oleh Polsek Setu bersama Polres Metro Bekasi untuk menindaklanjuti informasi temuan potongan kertas yang diduga menyerupai cacahan uang di Setu, Kabupaten Bekasi.
"Sampel diamankan untuk pemeriksaan laboratorium forensik guna memastikan jenis dan keasliannya," katanya saat dihubungi terpisah.
Budi juga menyebutkan pihaknya telah memintai keterangan saksi-saksi termasuk pemilik lahan dan pengelola serta berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi untuk menelusuri asal-usul material tersebut.
"Saat ini proses pendalaman temuan tersebut masih berlangsung," katanya.
Polisi mengamankan total 21 karung diduga berisi potongan uang kertas rupiah dengan kondisi sudah dicacah pada TPS liar di Desa Taman Rahayu, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi.
"Langkah ini kami ambil untuk mencegah penyalahgunaan material tersebut oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab," kata Kapolsek Setu AKP Usep Aramsyah di Cikarang, Rabu (5/2).
Sementara Juru Bicara Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi Dedi Kurniawan mengatakan pihaknya telah meninjau lokasi penemuan tersebut.
Berdasarkan hasil peninjauan, cacahan tersebut memang merupakan uang rupiah asli. "Iya, itu cacahan uang asli," katanya.
Pihaknya tengah berkoordinasi dengan Kementerian Lingkungan Hidup serta kepolisian setempat untuk menelusuri asal-usul cacahan uang tersebut sebagai tindak lanjut atas temuan itu.
Sementara itu, pemilik lahan Santo (65) mengaku tidak mengetahui material yang dibuang di lahannya itu adalah potongan uang. Material tersebut dimanfaatkan untuk menguruk lahan yang digunakan sebagai tempat pemilahan sampah.
"Awalnya saya memang butuh urukan, pak. Kalau harus pakai biaya sendiri saya tak kuat. Jadi, waktu ada yang buang, ya dimanfaatkan saja. Saya tak tahu, kalau itu potongan uang," ujar Santo.
21 Karung Cacahan Uang Rupiah Ditemukan di TPS Liar Bekasi, Polisi Pastikan Milik BI
RR8.CO.,Jakarta - Aparat kepolisian memastikan bahwa uang kertas rupiah yang sudah dicacah
di Desa Taman Rahayu, Bekasi berasal dari Bank Indonesia (BI). Polisi telah mengamankan uang sebanyak 21 karus tersebut yang ditemukan warga di tempat penampungan sampah (TPS).
Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Sumarni mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan BI untuk memastikan asal-usul temuan tersebut.
“Kami sudah koordinasi dengan BI dan benar itu merupakan cacahan uang lama dari Bank Indonesia,” kata Sumarni di Jakarta, Kamis 5 Februari 2026.
Ia menegaskan potongan uang tersebut merupakan rupiah asli dan saat ini telah diamankan sebagai barang bukti oleh kepolisian.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Budi menyebutkan kasus ini telah dimonitor langsung oleh Polsek Setu bersama Polres Metro Bekasi sejak adanya laporan masyarakat.
“Sampel sudah diamankan untuk dilakukan pemeriksaan laboratorium forensik. Guna memastikan jenis dan keasliannya,” ujar Budi terpisah.
Menurutnya, polisi juga telah memintai keterangan sejumlah saksi, termasuk pemilik lahan dan pihak pengelola lokasi. Serta berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi untuk menelusuri asal-usul material tersebut.
“Proses pendalaman masih berlangsung,” katanya. Kapolsek Setu AKP Usep Aramsyah menambahkan, pengamanan puluhan karung cacahan uang itu dilakukan sebagai langkah pencegahan agar tidak disalahgunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.
“Total ada 21 karung yang kami amankan dari lokasi,” kata Usep di Cikarang, Rabu 5 Februari Di sisi lain, Juru Bicara Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi Dedi Kurniawan membenarkan hasil peninjauan pihaknya di lokasi penemuan.
“Berdasarkan pengecekan, itu memang cacahan uang rupiah asli,” ujarnya. Ia menyampaikan pihaknya kini tengah berkoordinasi dengan Kementerian Lingkungan Hidup serta kepolisian untuk mengungkap asal-usul pembuangan cacahan uang tersebut.(*)
