Hari ini
Cuaca 0oC
Breaking News

Viral! Tolak Tawaran Kerja di Tempat Hiburan Malam, Titik Nurdianti Penjual Jamu Cantik Pilih Cari yang Berkah

KARAWANG  Kisah Titik Nurdianti atau akrab disapa Tyan menjadi perhatian publik setelah videonya berjualan jamu keliling viral di media sosial. Dengan penampilan menarik dan balutan kebaya, Tyan tetap percaya diri menjajakan jamu tradisional dari kampung ke kampung.
Viral! Tolak Tawaran Kerja di Tempat Hiburan Malam, Titik Nurdianti Penjual Jamu Cantik Pilih Cari yang Berkah

Setiap hari, Tyan membawa bakul berisi racikan jamu dan berkeliling menawarkan dagangannya kepada pelanggan. Pekerjaan tersebut ia jalani sebagai sumber penghasilan dari kerja kerasnya sendiri.

Dalam unggahan tersebut, Tyan mengaku pernah mendapat tawaran untuk bekerja di tempat hiburan malam dengan iming-iming penghasilan besar. Namun, tawaran itu ia tolak karena memilih pekerjaan yang menurutnya lebih memberikan ketenangan dan keberkahan.

“Saya mau cari yang berkah saja,” ungkap Tyan.

Bagi Tyan, berjualan jamu bukan sesuatu yang memalukan. Justru ia merasa bangga karena mampu mendapatkan penghasilan melalui usaha dan tenaga sendiri.

Videonya pun dibanjiri komentar positif. Banyak warganet yang salut dengan prinsip hidup Tyan yang tidak silau dengan kemewahan instan.

Teh Tyan, ini baru perempuan  yang sebenarnya! Cantik, pemberani, dan tidak menjual harga diri!

Di saat banyak anak muda Karawang hari ini flexing di TikTok, pamer gaya hedon, pinjol, dan cari uang instan, Tyan justru balik arah: nggendong bakul jamu panas-panasan, tapi kepala tegak karena rezekinya halal. Ini tamparan keras buat kita semua, Neng.

" Saya mau cari yang berkah saja " - kalimat pendek tapi nampol. Tawaran kerja di tempat hiburan malam itu nyata adanya, Kang. Di Karawang, di Cikampek, di Telukjambe, tawaran seperti itu banyak. Modusnya sama: gaji besar, kerja malam, penampilan cantik jadi modal. Banyak yang tergiur. Tyan memilih menolak. Ini yang mahal hari ini: prinsip.

3 hal dari viralnya Tyan ini:

1. Jangan pandang sebelah mata penjual jamu gendong. Mereka adalah UMKM hidup yang jaga warisan leluhur. 

Di Karawang, jamu gendong hampir punah..

2. Pemerintah harus hadir. Jangan cuma viral baru dipanggil Dinas. Tyan dan ribuan penjual jamu keliling  butuh pelatihan UMKM, modal PUMK, dan lapak binaan di Pasar Johar atau Galuh Mas. Jangan biarkan mereka jalan kaki 10 kilometer tanpa jaminan kesehatan dan keselamatan.

3. Buat perempuan Karawang, ini contoh harga diri.* Cantik itu bonus, tapi keberkahan itu pilihan. Tyan membuktikan, harga diri perempuan bukan diukur dari tempat kerja yang mewah dan ber-AC, tapi dari keberanian bilang "tidak" untuk sesuatu yang tidak berkah.

Salut untuk Tyan. Semoga daganganmu laris, Teh. Kamu mengingatkan kita semua: kerja halal itu tidak pernah hina.((red)..

Sumber Tiktok


Hide Ads Show Ads