Viral! Rehab Kelas SDN Jayamakmur II Jayakerta Rp205 Juta, Atap Pakai Genteng Bekas?
Karawang :- Proyek rehabilitasi tiga ruang kelas di SDN Jayamakmur II, Kecamatan Jayakerta, Kabupaten Karawang, menuai sorotan. Pekerjaan senilai lebih dari Rp205 juta itu dikeluhkan pihak sekolah karena sejumlah hasil pengerjaan diduga tidak sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB).
Kepala SDN Jayamakmur II, Yayan Sofyan, mengungkapkan sejumlah persoalan pada hasil rehabilitasi, mulai dari penggunaan material atap, perbaikan kusen, pengecatan dinding, hingga instalasi listrik.
Awalnya material atap yang tercantum dalam RAB berupa genteng baja dengan ketebalan 0,35 milimeter. Namun pelaksana justru kembali menggunakan genteng bekas bongkaran bangunan lama.
Selain itu, pekerjaan kusen yang dinilai perlu diperbaiki secara menyeluruh disebut hanya dilakukan dengan pengecatan ulang. Kondisi cat dinding juga dikeluhkan karena mulai mengelupas meski pekerjaan rehabilitasi baru selesai.
Padahal, berdasarkan informasi yang disampaikan, anggaran untuk pekerjaan pengecatan mencapai lebih dari Rp20 juta.
Persoalan lainnya ditemukan pada instalasi listrik. Yayan menyebut sejumlah titik sakelar justru tertutup adukan semen, meski pekerjaan instalasi listrik tercantum dalam RAB.
"Kami sangat kecewa dengan pekerjaan ini. Atap, kusen, cat, hingga instalasi listrik semuanya tidak sesuai dengan RAB pekerjaan," kata Yayan, Kamis (15/10).
Namun di sisi lain, pihak pelaksana yaitu CV Pakar Bangunan Konstruksi mengklaim pengerjaan rehabilitasi sudah sesuai RAB, menyesuaikan anggaran yang ada.
Hingga berita ini diturunkan, Dinas Pendidikan dan Olahraga Kabupaten Karawang belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan ketidaksesuaian tersebut. Pelita Karawang masih berupaya melakukan konfirmasi.(*)
