Hari ini
Cuaca 0oC
Breaking News

Angkat Kearifan Lokal, Masjid Negara IKN Sajikan Bubur Nusantara Khas Samarinda

Nusantara ; Masjid Negara Ibu Kota Nusantara (IKN) kini tidak hanya menjadi pusat ibadah, tetapi juga menjadi ruang perjumpaan lintas budaya melalui sajian takjil khas bernama Bubur Nusantara. Setiap sore menjelang waktu berbuka, pelataran masjid diramaikan oleh warga yang antusias menantikan semangkuk bubur rempah hangat yang melambangkan kebersamaan di tengah pembangunan ibu kota baru. 

Angkat Kearifan Lokal, Masjid Negara IKN Sajikan Bubur Nusantara Khas Samarinda

Bubur berwarna cokelat muda dengan taburan bubuk rempah keemasan tersebut dimasak selama kurang lebih satu setengah jam. Setiap harinya, sekitar 700 porsi disiapkan bagi warga yang datang untuk berbuka puasa. Kehangatan hidangan ini tidak hanya memanjakan lidah, namun juga menghadirkan atmosfer kekeluargaan yang kental di pelataran masjid menjelang kumandang azan Magrib.

Angkat Kearifan Lokal, Masjid Negara IKN Sajikan Bubur Nusantara Khas Samarinda

Rempah-rempah yang diracik dalam bumbu kari menjadi kunci utama kelezatan bubur ini. Resep tersebut berasal dari Samarinda Seberang, Kalimantan Timur, yang diwariskan secara turun-temurun dan biasanya hanya muncul saat bulan Ramadan. Melalui sajian ini, cita rasa lokal Kalimantan Timur kini mendapatkan tempat istimewa di jantung IKN.

Deputi Bidang Sosial, Budaya, dan Pemberdayaan Masyarakat Otorita IKN, Alimuddin, menyampaikan bahwa kehadiran Bubur Nusantara merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk mengangkat kearifan lokal agar lebih dikenal luas.


Angkat Kearifan Lokal, Masjid Negara IKN Sajikan Bubur Nusantara Khas Samarinda

“Kita mencoba mengangkat kearifan lokal sekitar IKN dan Kalimantan Timur, harapannya semakin dikenal luas. Masyarakat umum silakan datang ke Masjid Negara. Kami ikhtiarkan tempat ini menjadi simbol harmonisasi dan keberagaman,” ujar Alimuddin dalam keterangannya pada Minggu, 1 Maret 2026.

Salah satu juru masak, Muhammad Tasrik, menjelaskan bahwa kekuatan aroma kari rempah merupakan identitas utama yang membedakan bubur ini dengan jenis lainnya.

“Bumbu utamanya adalah bumbu kari yang membuat wanginya semakin tercium,” katanya sambil terus mengaduk bubur di dalam kuali besar.


Angkat Kearifan Lokal, Masjid Negara IKN Sajikan Bubur Nusantara Khas Samarinda


Menjelang waktu berbuka, masyarakat dari berbagai lapisan mulai memadati area masjid. Pegawai, pekerja konstruksi, hingga keluarga duduk berdampingan tanpa sekat. Tidak hanya umat Muslim, masyarakat non-Muslim pun kerap terlihat hadir menikmati suasana kebersamaan Ramadan di lokasi tersebut.

Muslih, seorang pekerja housekeeping di Rusun ASN, mengaku selalu menantikan momen berbuka di Masjid Negara IKN karena suasananya yang unik.

“Seru sekali berbuka di sini. Ramai masyarakat datang mencicipi takjil dengan menu beragam. Bubur Nusantara rasanya enak banget, gurih, bikin nagih,” ujarnya.

Di tengah transformasi Nusantara, semangkuk bubur hangat ini menjadi pengingat bahwa IKN dibangun sebagai rumah bagi semua golongan. Di bawah naungan Masjid Negara IKN, keberagaman dirayakan dengan cara yang paling bersahaja, yakni duduk bersama dan berbagi rasa.(*)

WEB UTAMA
Hide Ads Show Ads