Hari ini
Cuaca 0oC
Headline News :

Pemkab Subang Imbau Warga Waspada Potensi Banjir Susulan

Subang: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Subang, Jawa Barat, mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir susulan. Hal ini seiring masih tingginya intensitas hujan yang melanda wilayah tersebut.
Personel BPBD Subang saat mengevakuasi warga yang terdampak banjir di wilayah Kabupaten Subang, Jawa Barat. Masyarakat meningkatkan kewaspadaan, terutama di wilayah rawan luapan sungai (Foto: BPBD Subang)

Kepala BPBD Subang, Udin Jazudin, mengatakan hingga saat ini Kabupaten Subang masih berstatus siaga bencana, khususnya banjir. Kondisi cuaca ekstrem yang terjadi beberapa waktu terakhir dinilai masih berpotensi memicu meluapnya sungai di sejumlah kawasan rawan.

“Sampai saat ini Subang masih berstatus siaga bencana, khususnya banjir. Jadi masyarakat diminta untuk terus meningkatkan kewaspadaan,” ujar Udin di Subang, Senin, 2 Februari 2026.

Ia pun mengimbau warga yang tinggal di daerah bantaran sungai dan wilayah dataran rendah agar lebih waspada, terutama saat hujan turun dengan intensitas tinggi dalam waktu lama. BPBD juga terus memantau perkembangan cuaca serta kondisi debit air di sejumlah titik rawan banjir.

Udin menambahkan, pihaknya telah menyiagakan personel dan peralatan kebencanaan untuk merespons cepat apabila terjadi banjir atau kondisi darurat lainnya. Masyarakat juga diminta segera melapor ke aparat desa atau BPBD jika menemukan tanda-tanda potensi bencana.

BPBD Subang berharap kerja sama seluruh elemen masyarakat dapat meminimalkan risiko dan dampak banjir. Sembari terus mengikuti informasi resmi terkait perkembangan cuaca dan kebencanaan di wilayah tersebut.

Diketahui, ribuan rumah warga di Kabupaten Subang, terdampak banjir imbas meluapnya sejumlah sungai yang terjadi beberapa hari terakhir. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Subang mencatat, rumah tersebut tersebar di lima kecamatan.

BPBD Subang mencatat, sebanyak 11.271 kepala keluarga (KK) atau sekitar 31.270 jiwa terdampak akibat genangan air tersebut. Selain permukiman, banjir juga merendam 18 bangunan sekolah, 27 sarana ibadah, serta areal persawahan seluas sekitar 2.110 hektare (*)

Hide Ads Show Ads