Pemerintah Permudah Penerbitan Ijazah Korban Bencana yang Hilang
Lubuk Basung :;Pemerintah Kabupaten Agam, Sumatera Barat, memberikan kemudahan bagi para penyintas bencana banjir bandang dan tanah longsor di wilayah tersebut. Salah satunya, warga akan dimudahkan untuk menerbitkan kembali ijazah yang hilang akibat bencana yang menimpa warga akhir November 2025.
![]() |
| Alat berat saat membersihkan kawasan terdampak banjir bandang di Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Sumbar (Foto: Pemkab Agam) |
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Agam, Andri, mengatakan para penyintas cukup mendatangi sekolah asal untuk mendapatkan surat pengganti ijazah. “Penyintas cukup datang ke sekolah asal dan akan diberikan surat pengganti ijazah,” ujar Andri di Lubuk Basung, Senin 2 Februari 2026.
Ia menjelaskan surat pengganti ijazah tersebut diterbitkan langsung oleh sekolah masing-masing sesuai dengan data administrasi yang dimiliki. Hingga kini, jumlah penyintas yang telah mengurus penerbitan ijazah pengganti belum diketahui secara pasti.
Pasalnya, proses pengurusan dilakukan langsung di sekolah tanpa melalui pendataan terpusat di dinas. “Data hanya ada di sekolah, karena mereka langsung melaporkan ke sekolah bersangkutan,” katanya.
Andri menambahkan, Kabupaten Agam dilanda bencana banjir bandang, tanah longsor, dan banjir di sejumlah kecamatan. Seperti Palembayan, Tanjung Raya, Tanjung Mutiara, Malalak, dan wilayah lainnya pada akhir November 2025.
Bencana tersebut menyebabkan 166 warga meninggal dunia, 36 orang masih belum ditemukan. Serta 2.619 rumah mengalami kerusakan.
Selain berdampak pada pemukiman warga, bencana juga merusak sektor pendidikan. Tercatat sebanyak 67 sekolah dari berbagai jenjang, mulai dari PAUD, TK, SD hingga SMP, mengalami kerusakan.
Pemerintah daerah terus berupaya memulihkan layanan pendidikan sekaligus membantu kebutuhan administrasi para penyintas. Agar aktivitas belajar dan urusan lainnya tidak terhambat pascabencana.(*)
