Istana Bantah Isu Reshuffle Jelang Ramadan
Jakarta : Istana kembali buka suara terkait beredarnya kabar akan pergantian (reshuffle) jajaran Kabinet Merah-Putih. Ditegaskan Menteri Sekertaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, bahwa kabar reshuffle itu, tidak benar.
![]() |
| Menteri Sekertaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Jadi saat ditemui wartawan di kawasan Gambir, Jakarta, Selasa, 10 Februari 2026. (Foto: Istimewa) |
Awalnya hal itu disampaikan Mensesneg, saat dikonfirmasi wartawan terkait kabar reshuffle yang akan dilakukan menjelang memasuki bulan suci Ramadan. Namun Mensesneg menuturkan, bahwa reshuffle dipastikan tidak akan berlangsung menjelang Ramadan.
"Reshuffle lagi. Gak ada reshuffle, gak ada," kata Mensesneg Prasetyo dengan singkat, saat ditemui wartawan di kawasan Gambir, Jakarta Pusat, Selasa, 10 Februari 2026.
Bantahan itu dijelaskan Mensesneg, karana saat ini pemerintah tengah memfokuskan persiapan bulan Suci Ramadan. Ditekankannya, fokus pemerintahan saat ini, agar masyarakat dapat menjalankan Bulan Suci Ramadan dengan lancar dan aman.
"Bagaimana pemerintah bekerja keras untuk supaya seluruh masyarakat dapat menjalani Bulan Suci Ramadan dan Lebaran nanti dengan sebaik-baiknya," ujarnya.
Dicontohkan Mensesneg salah satu upaya pemerintah dibawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, yakni dengan memberikan berbagai macam stimulus. Dengan harapan diungkapkan Prasetyo, masyarakat dengan perekonomian rendah mendapatkan keringanan beban ekonomi saat Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah.
"Bagaimana meringankan beban saudara-saudara kita, terutama di desil 1 hingga desil 4, dalam rangka puasa dan Lebaran. Biasanya bersilaturahmi mudik untuk pulang kampung, kemudian kita memberikan stimulus-stimulus dalam bentuk diskon-diskon baik tiket kereta api, tiket pesawa, tiket penyeberangan," kata Mensesneg.(*)
