Hoffenheim Tekuk Werder Bremen 2-0 dengan Sepuluh Pemain
Jakarta : TSG Hoffenheim bawa pulang kemenangan usai kalahkan tuan rumah Werder Bremen dengan skor 2-0. Pertandingan pekan ke-16 Bundesliga itu berlangsung di Weserstadion, Bremen, Rabu, 28 Januari 2026, pagi WIB.
![]() |
| Alexander Prass berselebrasi setelah berhasil mencetak gol pertama saat menghadapi Werder Bremen di Weserstadion, Bremen, Rabu, 28 Januari 2026. (Foto: Media Official Hoffenheim) |
Hoffenheim yang hanya bermain dengan sepuluh orang sejak awal babak kedua tetap mampu mempertahankan keunggulan hingga akhir. Kedua gol Die Kraichgauer dicetak oleh Alexander Prass dan Grischa Prömel, sementara Bremen dibuat kewalahan kiper Oliver Baumann.
Laga dibuka dengan serangan cepat tuan rumah. Tendangan keras Justin Njinmah di detik 50 membentur sisi kanan tiang gawang Hoffenheim.
Hoffenheim tetap tenang dan perlahan mengancam balik. Vladimir Coufal melakukan sepak pojok di menit-9, namun mampu ditangkap kiper Mio Backhaus.
Advertisement
Kebuntuan berakhir di menit-44, ketika Alexander Prass melepaskan tendangan dari luar kotak pinalti dan menembus jantung pertahanan lawan. Gol indah ini menutup babak pertama dengan keunggulan Hoffenheim.
Babak kedua dimulai dengan drama setelah Wouter Burger melakukan ‘sliding tackle’ terhadap Cameron Puertas. Akibat kesalahan itu, wasit Frank Willenbor menggajar kartu merah dan mengusir Burger dari lapangan di menit-52.
Kekurangan pemain tidak menjadi alasan untuk melepaskan pertandingan. Alih-alih bertahan, Hoffenheim malah memberi serangan selang dua menit dari kartu.
Advertisement
Grischa Prömel menemukan bola mati dan dengan cepat menyambar bola tersebut. Tidak perlu waktu, Grischa menggandakan skor untuk timnya.
Tuan rumah Bremen hampir memperkecil ketertinggalan saat Romano Schmid mencetak gol di menit-63. Namun, gol tersebut dianulir akibat offside, memberi frustrasi kepada Bremen.
Kiper Hoffenheim, Oliver Baumann menjadi tembok kokoh bagi Bremen untuk dihancurkan. Meski hanya bermain dengan 10 pemain, Oliver mampu menjaga gawang tetap bersih dari segala ancaman tuan rumah.
Sejumlah penyelamatan krusial, seperti menggagalkan sundulan Jens Stage dan tembakan jarah jauh Bremen di menit-menit akhir. Ketenangan Baumann di bawah mistar menjadi faktor kunci mengapa Hoffenheim mampu mempertahankan keunggulan meski terus digempur.(*)
