Banjir Kembali Rendam Permukiman Warga Kampung Sepatan Cilincing
Jakarta : Banjir kembali merendam permukiman warga di Kampung Sepatan, Kelurahan Rorotan, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, Kamis, 29 Januari 2026. Air datang dengan cepat sehingga sejumlah warga terpaksa melakukan evakuasi secara mandiri menggunakan peralatan seadanya.
![]() |
| Banjir kembali menggenangi pemukiman di Kampung Sepatan, Cilincing, Jakarta Utara, Kamis 29 Januari 2026 |
Berdasarkan pantauan, ketinggian air mencapai sekitar 60 sentimeter atau setinggi paha orang dewasa. Banjir kali ini tercatat sebagai kejadian kelima yang melanda kawasan tersebut dalam kurun waktu satu bulan terakhir.
Sejumlah warga memilih mengungsi ke tempat yang lebih aman, sementara sebagian lainnya masih bertahan di rumah masing-masing. Warga baru akan mengungsi apabila ketinggian air terus meningkat.
Salah seorang warga Sani (58), mengatakan, banjir terjadi meski hujan hanya turun dalam waktu singkat. Menurutnya, kondisi aliran kali yang sudah tidak mampu menampung debit air menjadi penyebab utama banjir di wilayah tersebut.
“Baru hujan sebentar langsung banjir. Ini sudah lima kali banjir dalam sebulan,” kata Sani, saat ditemui.
Hal senada disampaikan warga lainnya, Dwi Wulandari yang menyebut banjir terjadi baik saat hujan maupun ketika air pasang. Menurutnya, luapan air berasal dari kawasan Kali Sepatan dan Cakung Drain yang berada di sekitar permukiman.
“Kalau hujan banjir, air pasang juga banjir. Ini sudah empat kali, dan sekarang jadi lima kali dalam sebulan,” ujarnya.
Sementara itu, petugas Sumber Daya Air (SDA) yang berjaga di Rumah Pompa KBN, Ahmad Apriyadi mengatakan, banjir disebabkan meluapnya Kali Sepatan dan Kali Cakung Drain. Aliran kali tersebut melintas di dekat permukiman warga.
“Aliran Kali Sepatan dan Cakung Drain pagi ini cukup tinggi. Pembuangan air ke laut masih mengalir, namun debitnya meningkat,” ucap Ahmad.
Untuk penanganan banjir, petugas mengoperasikan mesin pompa air, membuka pintu air, serta membantu warga terdampak. Saat ini, wilayah Kampung Sepatan berstatus siaga tiga banjir.
Hingga saat ini, petugas terkait masih terus melakukan upaya penanganan banjir. Ini dilakukan guna mempercepat surutnya genangan di permukiman warga.(*)
