Airlangga Minta Bursa Efek Indonesia Evaluasi
Jakarta: Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto meminta pihak Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk melakukan evaluasi . Adapun evaluasi terkait laporan awal Morgan Stanley Capital International (MSCI) yang mengakibatkan anjloknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).
"BEI bursa itu perlu untuk melakukan evaluasi. Evaluasi mengenai apa yang diminta MSCI,"kata Menteri Airlangga dalam keterangan kepada wartawan di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu Januari 2026.
MSC menyoroti transparansi pasar saham Indonesia yang dinilai masih kuranh, banyaknya praktik 'goreng saham' dan persyaratan free float emiten. Imbasnya, IHSG anjlok delapan persen yang diikuti oleh penghentian perdagangan sementara (trading halt) pada sesi perdagangan hari ini.
Menteri Airlangga menegaskan evaluasi diantaranya adalah transparansi. Menurutnya, transparansi merupakan syarat bagi penyelenggara pasar modal.
"Tentu kalau transparansi itu persyaratan bagi seluruh penyelenggara pasar modal. Jadi itu bisa dilakukan improvement dengan mekanisme yang sudah banyak dipraktikan banyak negara,"ujarnya
Sementara itu, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan telah meminta agar BEI untuk memperbaiki pasar saham namun upaya perbaiki dianggap lamban . Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akan membereskan kinerja dari BEI.
"Kan saya bilang dari pertama itu waktu saya di di bursa kan, saya bilang dia minta insentif. Saya bilang perbaiki pasar saham dari ulah para penggoreng saham sebetulnya arahnya ke situ,"kata Purbaya.
"Cuman kemarin mereka geraknya agak pelan atau mungkin masih dalam plan mereka. Ketua OJK tadi clear akan membereskan semua yang disebutkan di MSCI tadi sebelum Mei,"ujarnya.(*)
