Jonatan Christie Apresiasi Dukungan Suporter Indonesia di New Delhi
New Delhi : Tunggal Putra Indonesia Jonatan Christie memastikan langkah ke final India Open 2026 sekaligus membuka peluang mempersembahkan gelar perdana bagi Merah Putih pada tahun ini.
Jonatan melaju ke partai puncak turnamen BWF Super 750 tersebut setelah menyingkirkan wakil Singapura, Loh Kean Yew, pada babak semifinal.
Dalam laga yang digelar di Indira Gandhi Arena, New Delhi, Sabtu, 17 Januari 2026, unggulan ketiga itu menang dua gim langsung dengan skor 21-18, 22-20.
“Puji Tuhan bisa melaju ke final, sangat-sangat di luar ekspektasi. Hari ini Loh Kean Yew bermain sangat baik, sangat luar biasa. Beberapa strategi yang sudah kami siapkan pun ternyata dia melakukan hal yang berbeda, jadi ada sedikit perubahan-perubahan yang tadi sempat harus di-adjust,” ujar Jonatan Minggu, 18 Januari 2026.
Ia mengakui sempat berada dalam tekanan, terutama ketika harus beradaptasi dengan perubahan pola permainan lawan dan kondisi lapangan.
“Bersyukur dengan usaha yang semaksimal mungkin dan melakukan yang terbaik tadi bisa keluar dari tekanan,” kata Jonatan.
Jonatan menilai gim pertama menjadi kunci, meski kondisi lapangan sebenarnya kurang menguntungkan.
“Seperti kemarin, gim pertama itu sangat penting karena kondisi sebenarnya menguntungkan, kalah angin. Tapi tadi Loh bermain cukup agresif, jadi beberapa kali saya juga sempat kebingungan. Pelan-pelan diskusi juga dengan tim, akhirnya mulai menemukan ritmenya. Pelan-pelan mengejar dan membalikkan keadaan,” ucap Jonatan.
Pada gim kedua, tantangan kembali datang akibat arah angin yang menyulitkan permainan tunggal putra.
“Gim kedua tadi kondisinya cukup kurang menguntungkan untuk pemain tunggal, bermain dengan angin. Saya harus ekstra cari akal, cari cara bagaimana caranya supaya bisa keluar dari momen itu,” tutur Jonatan.
Selebrasi emosional yang ditunjukkan Jonatan usai laga pun diakuinya sebagai luapan rasa lega.
“Selebrasi cukup meledak-ledak karena lega bisa menyelesaikan pertandingan. Kalau dipaksa sampai gim ketiga, ceritanya mungkin bisa berbeda,” ujar Jonatan.
Jonatan juga menyampaikan apresiasi kepada para pendukung Indonesia yang hadir langsung di arena pertandingan.
“Terima kasih untuk teman-teman Indonesia yang hadir datang ke stadion untuk mendukung saya. Mohon dukungannya juga untuk besok di partai final,” kata Jonatan.
Ia turut berterima kasih kepada perwakilan Indonesia di India.
“Serta terima kasih juga untuk teman-teman dari KBRI Indonesia yang berada di New Delhi atas supportnya, atas dukungannya, dan doanya sampai hari ini,” tutur Jonatan.
Di partai final, Jonatan akan menghadapi wakil Taiwan, Lin Chun-yi. Laga puncak dijadwalkan berlangsung di Indira Gandhi Arena, New Delhi, Minggu, 18 Januari 2026.
Sebelum mencapai final, Jonatan tampil konsisten sejak babak awal. Di perempat final, ia menyingkirkan pebulu tangkis Prancis Christo Popov dengan skor 21-19, 21-19.
Pada babak 16 besar, Jonatan mengalahkan Yushi Tanaka asal Jepang 21-15, 21-19, lalu membuka turnamen dengan kemenangan atas Jia Heng Jason Teh dari Singapura 21-16, 21-10.(*)

