Hamilton Percaya Diri Jadi Ikon Fesyen Dunia
Karawang: Lewis Hamilton selalu menjadi pusat perhatian selama hampir dua dekade di Formula 1. Bukan hanya di dalam lintasan tetapi juga di luar laga, pembalap Ferrari itu mencuri perhatian para pecinta olahraga otomotif.
![]() |
| Pembalap Ferrari, Lewis Hamilton dengan gaya berpakaiannya yang kini disukai oleh para pembalap Formula 1 lainnya (Foto: Formula1/Dokumentasi) |
Hamilton mampu mencuri perhatian lantaran berani tampil beda dengan fesyennya. Dengan kepercayaan diri tinggi dia tampil mengenakan baju dengan brand terkenal.
Kini dia dikenal sebagai ikon fesyen di ajang Formula 1. Kini ia memiliki gaya berpakaian menarik gaya dunia mode bahkan mulai memberikan pengaruh pada dunia olahraga otomotif.
Juara dunia tujuh kali itu terus mengeksplorasi dan mengembangkan identitasnya melalui pakaiannya. Menggambarkan hubungannya dengan mode sebagai bagian penting dalam hidupnya.
"Seperti udara di paru-paru Anda. Apa yang dimulai sebagai tindakan pemberontakan terhadap konformitas yang merubah menjadi warisan di bidang fesyen," ujarnya.
Saat masih membela Mercedes, Hamilton adalah bintangnya. Ia telah menorehkan jalannya sendiri dan memiliki kepercayaan diri serta kejelasan untuk menunjukkan siapa dirinya sesuai keinginannya.
Hubungannya dengan Toto Wolff sangat kuat. Sehingga ia memiliki ruang untuk menggunakan fesyen sebagai bentuk ekspresi.
Pindah ke Ferrari berarti Hamilton harus memulai dari awal dengan tim baru untuk pertama kalinya dalam lebih dari satu dekade. Ketika Hamilton tiba di Maranello, foto pertamanya bersama Ferrari langsung viral di internet.
Ia berpose di luar rumah Enzo Ferrari di samping Ferrari F40 klasik, mengenakan setelan tiga potong Ferragamo. Sikap dan pilihan pakaiannya menunjukkan rasa hormat terhadap sejarah tim sebagai beban warisan Ferrari berada di pundaknya.
Tahun 2025 juga merupakan tahun rilis film F1 The Movie. Sebuah film yang sebagian besar diproduksi oleh Hamilton.
Film tersebut layak mendapatkan tampilan yang sama berkesannya. Untuk pemutaran perdana di New York, Hamilton mengenakan busana dari koleksi Dior yang ia rancang sendiri.
"Fesyen membantu saya lebih menjadi dirinya sendiri di lingkungan Formula 1. Hal itu memberinya kepercayaan diri untuk tampil dengan pakaian sendiri," ucapnya.
Gaya Hamilton ternyata disukai para pembalap baru seperti Zhou Guanyu dan Pierre Gasly. Mereka menilai Hamilton sebagai sosok yang membuka jalan bagi pembalap muda untuk mengekspresikan diri.
Tidak hanya itu eksekutif merek fesyen Rocco Iannone bahkan mencatat bahwa Formula 1 adalah karpet merah yang baru untuk bisnis mereka.(*)

