Lereng Gunung Kaupas Longsor, 504 Warga Dievakuasi
Banten : Lereng Gunung Kaupas, Kabupaten Serang, Banten, mengalami longsor pada Selasa siang, 6 Januari 2026. Peristiwa tersebut sempat direkam warga dan videonya beredar luas di media sosial.(8/1/26).
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Banten mencatat sebanyak 504 warga terpaksa diungsikan sebagai langkah antisipasi, meski tidak ada korban jiwa maupun kerusakan harta benda dalam peristiwa tersebut.
BPBD Pastikan Tidak Ada Korban
Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Banten, Lutfi Mujahidin, memastikan longsor yang terjadi sekitar pukul 10.40 WIB itu tidak menimbulkan korban. Ia menjelaskan, lokasi longsoran berada sekitar satu kilometer dari permukiman warga
“Sampai saat ini tidak ada korban jiwa dan harta benda. Penyebabnya karena pergerakan alam,” ujar Lutfi, dikutip Rabu, 7 Januari 2026.
Warga Dievakuasi Secara Preventif
Meski jarak longsoran relatif jauh dari permukiman, BPBD bersama pemerintah daerah tetap melakukan langkah pencegahan dengan mengungsikan warga yang tinggal di bawah lereng Gunung Kaupas, terutama pada malam hari.
“Untuk antisipasi, warga yang tinggal di bawah Bukit Kaupas, kalau malam hari diungsikan ke SD MI,” kata Lutfi.
Lokasi Pengungsian Bersifat Sementara
Di Kampung Cibodas, terdapat sekitar 504 warga yang terdampak kebijakan evakuasi. Sebagian warga mengungsi ke sekolah dasar yang telah disiapkan sebagai tempat pengungsian, sementara sebagian lainnya memilih tinggal sementara di rumah kerabat.
“Tidak semuanya di lokasi pengungsian yang disiapkan, ada yang mengungsi ke tempat saudara,” ujarnya.
Menurut Lutfi, status pengungsian masih bersifat sementara dan akan terus dievaluasi sesuai perkembangan kondisi lereng.
“Belum ditentukan, lihat perkembangan,” katanya.
BPBD Petakan Wilayah Rawan Longsor
Selain penanganan di Gunung Kaupas, BPBD Banten juga terus memantau wilayah rawan longsor di seluruh provinsi. Saat ini terdapat 21 kecamatan yang masuk kategori rawan longsor, tersebar di Kabupaten Serang, Pandeglang, dan Lebak.
Di Kabupaten Serang, daerah rawan meliputi Kecamatan Anyer, Mancak, Cinangka, dan Padarincang. Sementara di Kabupaten Pandeglang mencakup Kecamatan Carita, Jiput, Panimbang, Cigeulis, Cibaliung, Cimanggu, Cadasari, dan Mandalawangi.
Adapun di Kabupaten Lebak, wilayah rawan longsor berada di Kecamatan Bojongmanik, Cimarga, Leuwidamar, Lebak Gedong, Cigembong, Cibeber, Bayah, Cihara, dan Panggarangan.
BPBD Banten memastikan koordinasi dengan pemerintah kabupaten dan aparat setempat terus dilakukan untuk menjamin keselamatan warga serta kesiapsiagaan jika terjadi pergerakan tanah lanjutan.(*)

