Breaking News
---

Masyarakat Karawang Digegerkan Seorang Petani Meninggal Dunia di Selokan Irigasi

 Kembali masyarakat digegerkan dengan terjadinya penemuan sesosok mayat, kali ini peristiwa penemuan mayat berjenis pria tersebut di selokan irigasi sekitar Dusun Wagirlumbung, RT. 001/001, Desa Purwajaya Kecamatan Tempuran Kabupaten Karawang.(12/4/24).

Foto : saat mayat di evakuasi petugas di Tempuran

Menurut Ceng Alawi Anggota Satpo PP Kecamatan Tempuran, pada hari Jumat tanggal 12 April 2024, sekitar jam. 11.30 wib, masyarakat digegerkan dengan penemuan mayat pria yang tergeletak di selokan irigasi sekitar Dusun Wagirlumbung, RT. 001/001, Desa Purwajaya.

Mayat tersebut menurut data diketahui bernama Asep Suntara, kelahiran Karawang (19-11-1942), ia seorang petani dengan alamat rumah di Dusun Pulogebang RT. 004/002, Desa Purwajaya, Tempuran, Karawang.

Mayat Asep Suntara ditemukan oleh dua saksi Wariah, (51) dan Rapin,(52), Ia seorang perangkat Desa Purwajaya, Kecamatan Tempuran, Karawang.

Masih di katakan Ceng Alawi, pada saat korban sedang bersih-bersih di selokan irigasi seberes bekerja disawah kemudian terjatuh dan meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP).  

Korban diketemukan oleh saksi Wariah dan melaporkan kepada saksi 2  Rapin lalu langsung melaporkannya kepada Polsek Tempuran sekitar jam. 11.40 wiib. 

Dan diketahui korban mempunyai riwayat sakit komplikasi yakni penyakit kadar gula dan jantung.

Setelah cek TKP oleh pihak Polisi Tempuran kemudian korban dibawa kerumahnya oleh aparatur pemerintahan desa untuk dimakamkan di Dusun Pulogebang. 

Namun sebelumnya pihak keluarga telah memohon kepada kepolisian untuk tidak dilakukan autopsi ke jasad mayat Asep karena ini merupakan takdir, dan hal tersebut dikabulkan pihak kepolisian dengan catatan pihak keluarga membuat surat pernyataan tidak dilakukannya autopsi, demikian keterangan Ceng Alawi lewat telepon ke Redaksi Pelita Karawang.(*)
Baca Juga:
Tutup Iklan