Harga Pangan Naik Serentak, Beras hingga Cabai Keriting Melonjak 2. Cabai Merah Keriting Tembus
JAKARTA – Tren kenaikan harga komoditas pangan utama mendominasi pasar nasional pada akhir pekan ini. Data pergerakan harga dari Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) yang dikelola Bank Indonesia mencatat penyesuaian harga pada sejumlah kebutuhan pokok, mulai dari perberasan, pasokan daging, hingga pasokan minyak goreng ritel.
Berdasarkan pemantauan resmi PIHPS pada Sabtu (7/11/2026) sejak pagi tadi, komoditas beras mengalami penyesuaian secara menyeluruh di hampir setiap segmen. Beras kualitas medium I dan II masing-masing naik sebesar 0,30 persen menjadi Rp16.700 dan Rp16.500 per kilogram.
Penyesuaian paralel terjadi pada pasokan beras kualitas super I yang terkerek menjadi Rp18.050 per kilogram, serta segmen kualitas bawah I yang menyentuh Rp15.000 per kilogram. Adapun harga beras kualitas bawah II terpantau berada di posisi stabil pada kisaran Rp14.800 per kilogram.
Fluktuasi harga juga membayangi komoditas hortikultura, khususnya kelompok cabai. Cabai merah keriting mencatatkan lonjakan tajam sebesar 6,47 persen menjadi Rp88.900 per kilogram, disusul kenaikan tipis pada cabai rawit merah yang berada di level Rp96.700 per kilogram.
Kendati demikian, tren pergerakan pasokan cabai secara umum menunjukkan konsolidasi di mana seluruh varian kini berada di bawah ambang batas psikologis Rp100.000 per kilogram.
Kondisi ini didukung oleh kontraksi harga pada cabai merah besar dan cabai rawit hijau yang masing-masing terkoreksi turun ke angka Rp70.550 dan Rp76.950 per kilogram.
Di sektor protein hewan dan kebutuhan dapur lainnya, dinamika harga bergerak bervariasi. Daging sapi kualitas 1 dan 2 mengalami apresiasi harga tipis, masing-masing diperdagangkan pada Rp153.300 dan Rp144.100 per kilogram. Sebaliknya, komoditas unggas mencatatkan deflasi moderat; harga daging ayam ras segar melandai ke posisi Rp38.600 per kilogram, sementara telur ayam ras turun menjadi Rp29.200 per kilogram.
Pada kelompok komoditas manufaktur ritel dan bumbu dapur, kenaikan harga secara konsisten masih terjadi. Minyak goreng kemasan bermerek I dan II masing-masing naik tipis menjadi Rp24.450 dan Rp23.700 per kilogram, sedangkan minyak goreng curah bertahan tanpa perubahan di tingkat harga Rp20.350 per kilogram.
Selain itu, komoditas bawang merah dan bawang putih sedang turut terdorong naik di kisaran Rp37.500 hingga Rp38.550 per kilogram, diiringi penyesuaian harga gula pasir premium dan lokal yang kini dipasarkan mendekati ambang Rp20.000 per kilogram. (*)
Baca Juga:

Posting Komentar