AS Serang Qeshm, Iran Klaim Jatuhkan Drone MQ-9
WASHINGTON – Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengonfirmasi bahwa pasukan militer AS telah melancarkan serangan udara yang menargetkan sistem pertahanan udara Iran di Pulau Qeshm, Selat Hormuz.
Dalam keterangannya kepada awak media di West Palm Beach, Florida, Trump menggambarkan penyerangan tersebut sebagai aksi militer berskala terbatas yang menyasar instalasi persenjataan anti-pesawat milik Iran. Menurut pengakuannya, operasi taktis itu berlangsung singkat dan berhasil melumpuhkan sasaran dalam rentang waktu beberapa menit.
Di sisi lain, media pemerintah Iran, IRIB, melaporkan adanya dua ledakan akibat tembakan rudal di wilayah Suza, Pulau Qeshm sebuah lokasi strategis yang berbatasan langsung dengan jalur lalu lintas minyak dunia di Selat Hormuz.
Selain itu, pihak militer Iran mengklaim telah mencegat dan menghancurkan sebuah pesawat nirawak (drone) tipe MQ-9 milik militer AS yang melintas di atas pulau tersebut.
Menanggapi ketegangan di kawasan tersebut, Komando Pusat AS (CENTCOM) menyatakan bahwa situasi di lapangan relatif terkendali. Seorang pejabat CENTCOM mengonfirmasi kepada Al Jazeera bahwa pihaknya telah menerima laporan mengenai ledakan di Qeshm, namun memilih untuk tidak memberikan rincian operasional lebih lanjut.
Sementara itu, melalui pengumuman resmi di platform X, CENTCOM menyampaikan bahwa pemerintah AS menawarkan imbalan hingga US$ 20 juta (sekitar Rp 310 miliar) bagi siapa pun yang dapat memberikan informasi krusial terkait program nuklir Iran.
Penawaran tersebut mencakup data mengenai fasilitas, peralatan, pergerakan personel ilmiah, maupun materi teknis yang berkaitan dengan aktivitas nuklir Tehran.(*)
Baca Juga:

Posting Komentar