Viral! PT Multi Indomandiri Karawang Didesak Gubernur Jabar Dedi Mulyadi, Korban Kecelakaan Kerja 5 Bulan Belum Dibayar
Karawang: PT Multi Indomandiri (MIM) di Kabupaten Karawang kembali menjadi sorotan publik setelah korban kecelakaan kerja yang terjadi pada 28 Mei 2026 belum mendapatkan kompensasi hingga 5 bulan berlalu. Kasus ini viral di media sosial dan warga mendesak Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) turun tangan.
Korban berinisial VLP mengalami kecelakaan kerja di lingkungan PT MIM. Namun hingga pertengahan Oktober 2026, hak-hak korban terkait pengobatan dan kompensasi dikabarkan belum dipenuhi pihak perusahaan.
Keluarga korban mengaku telah berupaya menghubungi pihak HRD PT MIM, namun tidak mendapat respon. Saat dikonfirmasi wartawan melalui pesan WhatsApp, pihak HRD PT MIM juga terpantau bungkam dan tidak memberikan klarifikasi resmi.
“Kasihan korbannya, sudah 5 bulan belum ada kejelasan. Perusahaan besar kok tidak bertanggung jawab. Kami minta Pak Gubernur KDM bantu,” ujar salah satu kerabat korban yang enggan disebutkan namanya, Senin (13/10/2026).
Kasus ini pun viral di grup-grup Facebook dan TikTok Karawang. Warganet ramai-ramai menandai akun Gubernur Jabar Dedi Mulyadi dan meminta agar Disnaker Karawang serta Pemprov Jabar melakukan sidak ke PT MIM.
Warga menilai, PT MIM harus mematuhi Undang-Undang Ketenagakerjaan terkait jaminan keselamatan kerja dan tanggung jawab perusahaan terhadap kecelakaan kerja.
Hingga berita ini diturunkan, pihak manajemen PT MIM belum memberikan keterangan resmi. Sementara Disnaker Karawang diharapkan segera turun tangan melakukan mediasi dan pengawasan.
(Redaksi)
