Hari ini
Cuaca 0oC
Breaking News

Polrestabes Surabaya Imbau Warga Cek Keamanan Tabung Gas Usai Ledakan Pakuwon City, 3 Tabung Ditemukan!

Surabaya : Kasat Binmas Polrestabes Surabaya Kompol Riz Andrian mengimbau masyarakat memastikan keamanan tabung dan instalasi gas. Penggunaan perlengkapan sesuai standar diperlukan untuk mengurangi risiko yang dapat membahayakan keselamatan.
Polrestabes Surabaya Imbau Warga Cek Keamanan Tabung Gas Usai Ledakan Pakuwon City, 3 Tabung Ditemukan!

Riz meminta masyarakat tidak melakukan modifikasi sembarangan terhadap instalasi gas yang digunakan. Imbauan tersebut terutama ditujukan kepada masyarakat dan pelaku usaha yang menggunakan LPG.

“Penggunaan tabung gas dan instalasinya silakan dipastikan aman. Jangan sampai ada yang diutak-atik,” ujar Riz saat berbincang dengan PRO3 RRI, Jakarta, Selasa, 6 Oktober 2026.

Menurut Riz, sebagian pengguna mengganti bagian instalasi menggunakan perlengkapan yang tidak memenuhi standar. Pertimbangan harga lebih murah tidak boleh mengesampingkan keselamatan pengguna maupun orang di sekitarnya.

“Biasanya rusak sedikit ganti salurannya, kemudian tidak menggunakan standar Indonesia. Memang murah, tapi efeknya berakibat buruk,” katanya.

Riz mengingatkan keamanan instalasi gas berkaitan dengan keselamatan pengguna dan lingkungan sekitar. Perhatian tersebut juga mencakup keselamatan anggota keluarga maupun karyawan di tempat usaha.

“Apalagi yang menyangkut keselamatan diri Anda dan sekitar Anda, keluarga Anda, mungkin karyawan Anda. Mohon berkenan mengamankan semuanya,” ucapnya.

Imbauan tersebut disampaikan setelah ledakan terjadi di kawasan Pakuwon City. Sejumlah korban mengalami luka bakar dan telah mendapatkan penanganan di rumah sakit.

Polisi memperoleh informasi awal mengenai keberadaan tiga tabung gas di lokasi kejadian. Dua tabung berukuran 50 kilogram, sedangkan satu lainnya berukuran 12 kilogram.

Riz secara khusus mengingatkan pemilik warung dan tempat usaha yang menggunakan LPG. Mereka diminta menerapkan standar pengamanan serta menggunakan perlengkapan sesuai ketentuan.

“Yang punya warung, yang punya dapur, yang menggunakan LPG, silakan mengamankan standar-standar pengamanan. Penggunaannya sesuai dengan yang sudah ditentukan,” ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan, kepolisian masih melakukan pemeriksaan untuk mengetahui penyebab pasti ledakan tersebut. Petugas Reskrim dan Inafis masih melakukan pemeriksaan bersama jajaran Polda Jawa Timur.(*)

Hide Ads Show Ads