Hari ini
Cuaca 0oC
Breaking News

BREAKING: Remaja AZ 20 Tahun Warungbambu Meninggal, Polisi: Bukan Begal Tapi Diduga Tawuran Remaja

Karawang: Kematian seorang remaja berinisial AZ (20) di wilayah Warungbambu, Kecamatan Karawang Timur, Kabupaten Karawang, sempat disebut pihak keluarga sebagai korban begal.
Remaja AZ (20) Warungbambu Karawang Timur meninggal Sabtu dini hari 3 Okt 2026, sempat disebut korban BEGAL oleh keluarga, tapi Polresta Karawang ungkap fakta lain:

Namun, hasil penyelidikan sementara Polresta Karawang justru mengarah pada dugaan bahwa AZ meninggal dunia setelah terlibat dalam aksi tawuran antarkelompok remaja.

Peristiwa tersebut terjadi pada *Sabtu, 3 Oktober 2026 sekitar pukul 01.30 WIB*. AZ, warga Dusun Krajan I, Desa Warungbambu, sempat dilarikan ke RSUD Karawang untuk mendapatkan penanganan medis. Sayangnya, sekitar pukul 08.00 WIB, AZ dinyatakan meninggal dunia akibat luka yang dideritanya. Jenazah korban kemudian menjalani autopsi untuk memastikan penyebab kematian.

20 Orang Diamankan, 2 Pelaku Ditangkap

Dalam penyelidikan kasus tersebut, polisi mengamankan 20 orang yang diduga terlibat. Sebanyak 13 orang berasal dari kelompok korban, sedangkan tujuh lainnya merupakan kelompok lawan.

Polisi juga menangkap dua orang yang diduga terlibat dalam aksi tersebut, yakni AA (20) dan SA (21). Keduanya diamankan di kediamannya di Dusun Sukamulya, Desa Warungbambu, Kecamatan Karawang Timur.

Kasie Humas Polresta Karawang, Ipda Cep Wildan, mengatakan kasus tersebut masih dalam proses penyidikan.

"Kasus ini masih dalam penanganan Polresta Karawang. Penyidik terus melakukan pemeriksaan terhadap para pelaku dan saksi serta mengumpulkan alat bukti untuk mengungkap secara tuntas peristiwa tersebut," kata Cep Wildan.

Bukan Begal, Janjian Tawuran Lewat Grup WhatsApp

Menurut Cep, informasi mengenai korban yang disebut meninggal akibat begal sebelumnya disampaikan oleh pihak keluarga. Namun, setelah polisi melakukan penyelidikan lebih lanjut, ditemukan sejumlah petunjuk yang mengarah pada dugaan tawuran antarkelompok remaja.

"Memang dari pihak korban mengaku korban meninggal dunia akibat begal. Namun, penyelidikan yang kami lakukan mengarah pada dugaan tawuran," ujar Cep Wildan.

Polisi juga mendalami dugaan bahwa tawuran tersebut bukan terjadi secara spontan. Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, kelompok remaja yang terlibat diduga lebih dulu membuat janji melalui *grup WhatsApp*. Melalui grup tersebut, para anggota saling berkomunikasi, mengajak berkumpul hingga menentukan lokasi yang akan dijadikan tempat bentrokan.

Polisi kini masih memeriksa isi percakapan dalam grup WhatsApp tersebut untuk mengetahui siapa yang menginisiasi tawuran serta peran masing-masing orang yang diamankan.

Dari lokasi dan hasil pengembangan penyidikan, polisi turut menyita sejumlah barang bukti, di antaranya *senjata tajam jenis celurit dan stik golf. Petugas juga mengamankan barang bukti lain yang sebelumnya diduga disembunyikan para pelaku di kawasan Rawagabus.

Hingga kini, Satreskrim Polresta Karawang masih mendalami motif dan kronologi lengkap kejadian tersebut. Polisi juga masih memeriksa para saksi dan terduga pelaku untuk mengungkap secara utuh bagaimana tawuran itu terjadi hingga menyebabkan AZ meninggal dunia.(*) 

Hide Ads Show Ads