Hari ini
Cuaca 0oC
Breaking News

Nasabah LKM Karawang Ancam Lapor Bupati Dan Gubernur Jabar Jika Uang Rp700 Juta Tak Kembali

Karawang : Puluhan nasabah PT Lembaga Keuangan Mikro (LKM) Karawang, BUMD milik Pemda dan Pemprov Jabar, menggelar demonstrasi di halaman kantor operasional LKM Karawang, Jumat (23/10/2026). Mereka meminta kepastian tabungan senilai Rp5,5 miliar yang macet selama enam bulan bisa dicairkan.
Nasabah LKM Karawang Ancam Lapor Bupati Dan Gubernur Jabar Jika Uang Rp700 Juta Tak Kembali

Pantauan di lokasi aksi, massa demonstran sempat diajak berdialog oleh jajaran direksi PT LKM. Direksi meminta agar nasabah bersabar dan menunggu dua bulan lagi untuk mengetahui hasil investigasi Inspektorat Karawang.

Permintaan itu pun ditolak keras oleh para nasabah karena mereka mengaku sudah lelah menunggu enam bulan lamanya tanpa kepastian pencairan dana.

Para nasabah mengancam akan mengadukan persoalan tersebut kepada Bupati Karawang, DPRD, hingga Gubernur Jawa Barat apabila hak mereka tak kunjung dikembalikan.

"Selama ini nasabah sudah menunggu enam bulan, sekarang diminta menunggu lagi dua bulan untuk proses klarifikasi dan audit," ujar koordinator audiensi, Mery Riani, sekaligus nasabah asal Kecamatan Pakisjaya, Jumat (23/10).

Berdasarkan data yang dipegangnya, kerugian 34 nasabah dari satu cabang LKM Karawang mencapai sekitar Rp5,5 miliar. Nominal kerugian masing-masing nasabah bervariasi, bahkan ada yang mencapai sekitar Rp700 juta. Angka tersebut, kata dia, baru berasal dari satu cabang, sementara LKM memiliki delapan cabang.

Mery menegaskan, para nasabah masih mengutamakan penyelesaian secara damai agar dana mereka dapat dikembalikan. Namun, apabila belum ada kepastian, mereka berencana menyampaikan aspirasi kepada Bupati Karawang, DPRD, hingga Gubernur Jawa Barat.

"Kami ingin uang kami kembali. Yang kami harapkan sekarang ada kepastian, bukan terus diminta bersabar tanpa kejelasan," ungkapnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak manajemen LKM Karawang terkait solusi konkret pencairan dana nasabah tersebut.(*)

Hide Ads Show Ads