Hari ini
Cuaca 0oC
Breaking News

Gubernur DKI: Pasar Baru Akan Jadi Seperti Myeongdong Korea Selatan

Jakarta:  Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung tengah menyiapkan sejumlah kawasan di ibu kota untuk dikembangkan menjadi pusat aktivitas ekonomi dan kreatif baru.

Gubernur DKI: Pasar Baru Akan Jadi Seperti Myeongdong Korea Selatan

Hal itu disampaikan Pramono dalam ajang The 5th World Conference on Creative Economy (WCCE) 2026 di Jakarta, Jumat, 23 Oktober 2026.

Ia mengatakan rencana tersebut mencakup penataan Pasar Baru sebagai kawasan yang beroperasi selama 24 jam, pengembangan kawasan Pecinan Glodok, serta revitalisasi Kota Tua.

Pengembangan kawasan tersebut nantinya akan disinergikan dengan pembangunan infrastruktur transportasi, khususnya jalur MRT Jakarta yang direncanakan mencapai Kota Tua pada 2029.

Menurut Pramono, integrasi transportasi umum dengan kawasan komersial dan ruang publik menjadi bagian penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif.

“Kami telah menyiapkan rencana untuk menjadikan Pasar Baru sebagai kawasan yang beraktivitas selama 24 jam. Kami ingin menata Pasar Baru, terutama kawasan kulinernya yang menghadirkan makanan dari berbagai daerah,” ujar Pramono.

Ia berharap Pasar Baru dapat berkembang menjadi kawasan kuliner dan wisata yang menarik, dengan konsep yang sedikit menyerupai Myeongdong di Korea Selatan.

Selain Pasar Baru, Pemprov DKI Jakarta juga berencana mengembangkan kawasan Pecinan Glodok dengan tetap mempertahankan karakter dan identitas komunitas Tionghoa yang telah melekat.

“Glodok ingin kami kembangkan dengan tetap menjaga identitasnya, menjadi kawasan yang lebih menarik untuk dikunjungi melalui penataan lingkungan dan pengembangan usaha,” katanya.

Sementara kawasan Rasuna dan Kota Tua diarahkan untuk mengembangkan segmen kelas menengah atas, termasuk melalui kehadiran restoran fine dining dan berbagai kegiatan lainnya.

Dalam pengembangan Kota Tua, Pramono menyebut perlunya melibatkan pihak-pihak yang memiliki gagasan kreatif agar kawasan bersejarah tersebut semakin berwarna. Ia berharap kolaborasi dengan pemerintah pusat dan para pemangku kepentingan dapat mulai dilakukan pada 2028.

Di sisi lain, Pemprov DKI Jakarta tengah mentransformasi Blok M menjadi kawasan yang lebih terintegrasi melalui konsep Transit-Oriented Development (TOD) yang menggabungkan transportasi umum, ruang komersial, dan fasilitas publik.

Pramono menilai keterbukaan Jakarta terhadap seniman dan investor internasional juga menjadi faktor penting dalam memperkuat posisinya sebagai kota global.

“Kami ingin Jakarta menjadi kota yang menyambut seniman dan investor internasional, menjadi tempat para kreator lokal dapat menjangkau pasar dunia, serta memberikan kesempatan kepada usaha kecil untuk berkembang,” tuturnya.

Pramono menambahkan, momentum peringatan 500 tahun Jakarta pada 2027 menjadi kesempatan penting untuk memperkenalkan budaya, kreativitas, dan masyarakat ibu kota kepada dunia.

Menurutnya, keberhasilan kota kreatif tidak cukup diukur dari jumlah acara maupun investasi, tetapi juga dari sejauh mana manfaatnya dirasakan masyarakat.(BK)

Hide Ads Show Ads