Hari ini
Cuaca 0oC
Headline News :

Kabar Baik, Museum Islam Indonesia KH Hasyim Asy’ari Hadir Kembali dengan Wajah Baru, Silakan Gratis Sampai 31 Januari 2026

Karawang : Museum Islam Indonesia KH Hasyim Asy’ari hadir dengan wajah baru dan uji coba kunjungan gratis hingga 31 Januari 2026.
Foto: dok. Kemenbud

Museum Islam Indonesia KH Hasyim Asy’ari (MINHA) yang berlokasi di kompleks Makam Presiden ke-4 RI KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Pesantren Tebuireng, Jombang, kembali membuka layanan kunjungan bagi masyarakat setelah rampung direvitalisasi.

Kepala Museum dan Cagar Budaya, Indira Esti Nurjadin, menyampaikan bahwa revitalisasi MINHA mencakup pembaruan tata pamer di Lantai I dan Lantai II, dengan penambahan ruang, zona tematik, serta penguatan narasi sejarah.

“Melalui pembukaan kembali MINHA, kami berharap sajian informasi koleksi mengenai bukti peradaban Islam di Indonesia, mulai dari awal masuknya Islam hingga masa Indonesia Merdeka dapat tersampaikan secara lebih utuh,” ujar Indira, dalam keterangan tertulis yang diterima, Kamis, 15 Januari 2026.

Pembukaan kembali museum ditandai dengan dimulainya masa uji coba layanan pengunjung pada **13–31 Januari 2026**. Selama periode ini, seluruh pengunjung dapat menikmati layanan museum secara **gratis** sebagai bagian dari peningkatan kualitas pelayanan publik di bidang kebudayaan.

Foto: dok. Kemenbud

Museum ini dikelola oleh Museum dan Cagar Budaya Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia dan menjadi salah satu pusat pelestarian sejarah dan peradaban Islam di Indonesia.

Wajah Baru MINHA Usai Revitalisasi

Revitalisasi MINHA menghadirkan tampilan baru yang lebih segar, informatif, dan kontekstual. Penataan ruang pamer, alur kunjungan, serta penyajian narasi kini disusun secara lebih sistematis dan komunikatif.

Melalui pembaruan ini, MINHA diharapkan semakin berperan sebagai pusat pengetahuan yang mengajarkan nilai-nilai Islam, toleransi dalam keberagaman, serta keteladanan tokoh ulama nasional KH Hasyim Asy’ari.

"Wajah baru MINHA diharapkan tidak hanya berfungsi sebagai tempat penyimpanan koleksi, tetapi juga sebagai ruang dialog budaya, pembelajaran publik, dan rumah belajar sejarah peradaban Islam," ujar Indira.

Uji Coba Layanan dan Kesiapan Operasional

Selama masa uji coba, kata Indira, pihaknya melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap kesiapan sarana dan prasarana, sistem layanan, serta pengalaman pengunjung agar tercipta suasana yang aman, nyaman, dan edukatif.

Tarif kunjungan berbayar akan kembali diberlakukan mulai 1 Februari 2026, setelah masa uji coba berakhir dan seluruh aspek layanan dinyatakan siap beroperasi penuh.

Komitmen Kementerian Kebudayaan

Kementerian Kebudayaan menegaskan revitalisasi MINHA merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk memperkuat peran museum sebagai ruang pelestarian warisan budaya, pusat edukasi publik, serta media dialog lintas generasi dan keberagaman.

Melalui penguatan narasi, tata kelola, dan layanan publik, museum diharapkan menjadi ruang belajar yang hidup, mampu menumbuhkan kesadaran sejarah, memperkokoh identitas bangsa, dan memperluas akses masyarakat terhadap pengetahuan kebudayaan Indonesia.(*)

WEB UTAMA
Hide Ads Show Ads