Hari ini
Cuaca 0oC
Headline News :

Bencana Longsor di Katulampa Melukai Seorang Santri

Bogor: Hujan yang mengguyur wilayah Kota Bogor memicu terjadinya longsor tebingan di Kampung Tangkil, Kelurahan Katulampa, Kecamatan Bogor Timur, Senin (12/1/2026) siang. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 12.00 WIB dan menimpa sebuah kobong atau pondok pesantren Darul Abror.

Penanganan BPBD Kota Bogor terhadap musibah longsor di Katulampa yang menyebabkan seorang santri terluka.

Berdasarkan laporan Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (PUSDALOPS-PB) BPBD Kota Bogor, longsor disebabkan oleh kondisi tanah yang labil akibat intensitas hujan yang cukup tinggi di kawasan tersebut.

Material longsoran dilaporkan menimpa bangunan kobong yang berada di atas tanah milik Lasimin. Akibat kejadian itu, satu orang santri bernama Ayat (26) mengalami luka ringan saat berada di dalam kamar.

Laporan kejadian diterima BPBD Kota Bogor pada pukul 13.05 WIB melalui pesan WhatsApp dari warga setempat. Tak berselang lama, personel Tim Reaksi Cepat (TRC-PB) BPBD Kota Bogor langsung menuju lokasi pada pukul 13.10 WIB untuk melakukan penanganan awal.

Kepala regu penanganan, Heru Apriyansah, mengatakan pihaknya langsung melakukan asesmen, dokumentasi, serta berkoordinasi dengan unsur terkait untuk memastikan kondisi lokasi aman dan terkendali.

“Begitu menerima laporan, tim segera melakukan assessment dan pembersihan material longsor bersama unsur terkait agar tidak membahayakan penghuni di sekitar lokasi,” ujar Heru.

Selain BPBD Kota Bogor, penanganan kejadian juga melibatkan Tagana Kota Bogor, aparat Kelurahan Katulampa, RT dan RW setempat, serta para santri kobong. Kepala Pelaksana BPBD Kota Bogor turut hadir di lokasi untuk memastikan proses penanganan berjalan dengan baik.

Hingga pukul 14.00 WIB, proses pembersihan material longsor dan koordinasi tanggap darurat telah selesai dilaksanakan. Tidak terdapat korban jiwa maupun warga yang harus mengungsi dalam peristiwa ini.

BPBD Kota Bogor mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di wilayah rawan longsor, agar tetap waspada dan segera melaporkan apabila terjadi tanda-tanda pergerakan tanah, terutama saat curah hujan tinggi.(*)

WEB UTAMA
Hide Ads Show Ads