Perjalanan Luis de la Fuente Raih Pelatih Terbaik Ballon d’Or 2026, Bawa Spanyol Kalahkan Argentina di Final Piala Dunia
KARAWANG - Luis de la Fuente meraih penghargaan Pelatih Terbaik Pria pada Ballon d’Or 2026 setelah mengantarkan tim nasional Spanyol menjuarai Piala Dunia. Penghargaan tersebut diterima De la Fuente dalam seremoni yang berlangsung di London pada Senin, 26 Oktober 2026, waktu setempat.
![]() |
| Perjalanan Luis de la Fuente Raih Pelatih Terbaik Ballon d’Or 2026, Bawa Spanyol Kalahkan Argentina di Final Piala Dunia |
De la Fuente menyebut keberhasilan timnya tidak lepas dari kerja sama dan komitmen para pemain. Ia menilai pencapaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif, bukan semata-mata keberhasilan seorang pelatih.
"Kerja sama tim membuat kami tak terkalahkan. Ini merupakan kehormatan besar," ujar De la Fuente setelah menerima penghargaan.
Ia mengatakan Spanyol memiliki pemain-pemain terbaik di dunia yang memberikannya kesempatan untuk melatih dan membina para pemain tersebut.
"Kami memiliki kumpulan talenta yang luar biasa, bahkan yang terbaik di dunia, sehingga sebagai pelatih saya memiliki banyak pemain hebat untuk dibina. Jadi, keberhasilan ini adalah milik mereka," katanya.
Dari Pelatih U-19 hingga Juara Dunia
Pelatih berusia 65 tahun itu meniti karier melalui jenjang kepelatihan tim nasional Spanyol. Perjalanannya dimulai pada 2013, ketika ia melamar posisi pelatih tim nasional kelompok usia muda yang dibuka oleh Federasi Sepak Bola Spanyol.
De la Fuente kemudian menangani tim nasional Spanyol U-19. Sejumlah pemain yang pernah dibinanya di kelompok usia tersebut turut menjadi bagian yang meraih gelar Liga Negara-Negara UEFA, Euro, hingga Piala Dunia.
Dalam perjalanan Spanyol menuju gelar juara dunia, De la Fuente tetap percaya pada kualitas skuadnya. Keyakinan itu bertahan meski Spanyol mengawali turnamen dengan hasil imbang tanpa gol melawan debutan Piala Dunia, Tanjung Verde.
Performa Spanyol kemudian meningkat sepanjang turnamen hingga menyingkirkan Prancis dengan skor 2-0 pada semifinal. Dalam partai final yang berlangsung ketat melawan Argentina di New Jersey, Spanyol akhirnya menang 1-0 melalui gol Ferran Torres.
De la Fuente menyebut penghargaan tersebut sebagai pengakuan atas kerja keras yang dibangun selama bertahun-tahun. Ia juga menilai sistem pembinaan pemain muda Spanyol menjadi salah satu faktor penting dalam keberhasilan sepak bola negaranya.
Sementara itu, penghargaan Pelatih Terbaik Wanita diraih Pere Romeu, pelatih Barcelona. Ia mendapat apresiasi setelah membawa tim tersebut meraih empat gelar, yakni Liga Spanyol, Piala Spanyol, Piala Super Spanyol, dan Liga Champions Wanita.(*)
