Pengelolaan Sumur Migas Haur Gede Karawang, Investasi Capai Rp 800 Miliar
KARAWANG - Kabar baik datang bagi Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia resmi merestui rencana pengelolaan sumur minyak dan gas bumi (migas) Haur Gede (HGD-001) di Desa Sungaibuntu, Kecamatan Pedes.
Sumur tersebut akan dikelola melalui Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Karawang Energi Persada (Perseroda).
Bupati Karawang, Aep Syaepuloh, mengungkapkan proyek strategis ini ditargetkan memasuki tahap kesepakatan kerja sama dengan Pertamina EP pada tahun 2027. Selanjutnya, pembangunan infrastruktur akan berlangsung pada periode 2027–2028, dengan target operasional komersial mulai tahun 2029.
Dari sisi investasi, proyek ini membutuhkan dana yang tidak kecil. Nilai investasinya diperkirakan mencapai USD 45 juta hingga 50 juta, atau setara lebih dari Rp 800 miliar. Untuk merealisasikan proyek tersebut, BUMD Karawang akan menggandeng investor swasta melalui skema Kerja Sama Operasional (KSO).
Bupati Aep menegaskan, proyek ini tidak hanya berorientasi pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Lebih dari itu, keberadaan sumur Haur Gede diharapkan mampu menjadi solusi pasokan kebutuhan gas bagi kawasan industri di Karawang, serta membuka peluang pembangunan jaringan gas kota (jargas) untuk masyarakat di sekitar wilayah operasional.
Mampukah sumur migas Haur Gede menjadi sumber pendapatan baru dan penggerak ekonomi bagi Karawang? Kita tunggu realisasinya.(*)
