Karhutla di Jabar Capai 548 Kejadian, 1.109 Hektare Lahan Terbakar, Subang Tertinggi
Bandung - Bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda berbagai wilayah di Jawa Barat.
Berdasarkan data terbaru Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Barat per Jumat, 23 Oktober 2026, pukul 11.00 WIB, tercatat sebanyak 548 kejadian karhutla dengan total luas lahan terbakar mencapai 1.109,25 hektare.
Dampak kebakaran tersebut tersebar di 194 kecamatan dan 376 desa/kelurahan yang berada di 24 kabupaten dan kota di Jawa Barat.
Berdasarkan data sebaran kejadian, Kabupaten Subang menjadi wilayah dengan jumlah karhutla tertinggi, yakni 119 kejadian dengan luas lahan terbakar mencapai 355 hektare.
Kabupaten Sumedang menempati posisi kedua dengan 75 kejadian dan luas lahan terbakar 141,56 hektare. Sementara itu, Kabupaten Ciamis berada di urutan ketiga dengan 60 kejadian yang menghanguskan sekitar 94,08 hektare lahan.
Berikut rincian jumlah kejadian karhutla di kabupaten/kota di Jawa Barat hingga 23 Oktober 2026:
Kabupaten Subang 119 kejadian, Kabupaten Sumedang 75 kejadian, Kabupaten Ciamis 60 kejadian, Kabupaten Sukabumi 44 kejadian, Kabupaten Bandung 34 kejadian, Kota Banjar 33 kejadian, Kabupaten Kuningan 29 kejadian, Kabupaten Majalengka 27 kejadian, Kabupaten Purwakarta 20 kejadian, Kabupaten Garut 17 kejadian, Kabupaten Bogor 17 kejadian, Kabupaten Cirebon 14 kejadian, Kota Sukabumi 11 kejadian, Kabupaten Karawang 10 kejadian, Kabupaten Pangandaran 9 kejadian, Kabupaten Cianjur 8 kejadian, Kota Bandung 5 kejadian, Kabupaten Bandung Barat 5 kejadian, Kota Cirebon 4 kejadian, Kota Depok 2 kejadian, Kota Cimahi 2 kejadian, Kabupaten Tasikmalaya 1 kejadian, Kabupaten Indramayu 1 kejadian, dan Kota Bogor 1 kejadian.
Data tersebut menunjukkan bahwa karhutla telah terjadi di berbagai wilayah Jawa Barat dengan tingkat kejadian yang berbeda-beda. Kabupaten Subang tercatat sebagai daerah dengan jumlah kejadian dan luas lahan terbakar terbesar.(*)
