23 Warga Garut Jadi Korban Virgo Transport 8 Surabaya–Banjarmasin
Garut : Polres Garut terus mengawal dan melakukan pendataan intensif terkait musibah tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8 rute Surabaya–Banjarmasin di perairan Laut Jawa. Hingga Selasa (15/9/2026), Polres Garut mencatat sebanyak 23 warga Kabupaten Garut, Jawa Barat, menjadi korban dalam insiden maritim tersebut.
Dari total 23 korban asal Garut yang bekerja sebagai kru kapal—seperti petugas kebersihan hingga penjaga kantin—sebanyak 11 orang berhasil ditemukan, dengan rincian 9 selamat dan 2 meninggal dunia. Sementara itu, 10 warga lainnya hingga kini masih dalam proses pencarian oleh tim SAR gabungan.
Merespons duka mendalam para keluarga korban, Kapolres Garut AKBP Niko Adi Putra turun langsung menemui pihak keluarga di kediaman mereka untuk memberikan santunan, penguatan moral, serta dukungan logistik.
“Polres Garut akan terus mengawal proses pemulangan korban yang selamat. Kami juga memberikan perhatian kepada keluarga korban,” ujar Kapolres Garut AKBP Niko Adi Putra.
Selain mengawal proses evakuasi dan identifikasi, Polres Garut bersama Pemerintah Kabupaten Garut menyediakan pendampingan psikologis serta penanganan kesehatan. Sebagai wujud kepedulian sosial, jajaran Polres Garut bahkan membuka kesempatan dan tawaran lapangan kerja di lingkungan Mapolres Garut bagi anggota keluarga korban yang terdampak musibah.
Langkah ini diambil Polres Garut guna memastikan penanganan terhadap 23 warga terdampak dapat berjalan komprehensif, cepat, dan berkeadilan hingga seluruh korban yang hilang dapat ditemukan.(*)
