Hari ini
Cuaca 0oC
Breaking News

Hajime Moriyasu Diminta Membawa Jepang Menjuarai Piala Asia 2027

Jepang;Hajime Moriyasu masih diberi kesempatan untuk menangani Jepang usai tersingkir di babak 32 besar Piala Dunia 2026. Ia akan menjalani turnamen terakhirnya bersama tim berjuluk Samurai Blue di Piala Asia 2027.
Hajime Moriyasu, menilai Jepang layak mencapai perempat final Piala Dunia 2026.
Hajime Moriyasu, menilai Jepang layak mencapai perempat final Piala Dunia 2026.

Kekalahan 1-2 dari Brasil di babak 32 besar jauh dari harapan Jepang saat berangkat ke Piala Dunia 2026. Banyak yang berharap Takefusa Kubo dan kawan-kawan melangkah lebih jauh karena dalam beberapa uji coba sebelum turnamen, hasil yang didapat positif.

Akan tetapi, hasil akhir berkata lain. Moriyasu banyak mendapat kendala seperti cedera yang dialami Kaoru Mitoma dan Wataru Endo. Situasi tersebut membuatnya tidak leluasa menyusun strategi serta menggerus kekuatan Jepang.

Federasi Sepak Bola Jepang (JFA) tak lantas langsung bereaksi keras atas kegagalan mencapai ekspektasi di Piala Dunia 2026. Mereka memberikan Moriyasu kesempatan untuk memimpin tim di Piala Asia 2027, baru setelah itu menggantikannya dengan Go Oiwa.

Namun, target yang diberikan JFA kepada Moriyasu adalah menjuarai Piala Asia 2027. Hasil tersebut diminta karena ingin memperbaiki posisi Jepang di rangking FIFA. Saat ini, mereka menempati urutan ke-17.

"Seperti yang kami alami di Piala Dunia, posisi di peringkat FIFA memberikan perbedaan yang sangat besar. Penting bagi kami untuk menjuarai Piala Asia agar bisa meningkatkan peringkat FIFA setinggi mungkin," kata Miyamoto, dikutip dari Kyodo News, Sabtu (25/7/2026).

"Untuk memenangkan Piala Asia, kami ingin mengandalkan kekuatan yang telah ditunjukkan tim Moriyasu melalui konsistensinya meraih kemenangan di Asia (pada babak kualifikasi Piala Dunia). Namun, kami juga harus memikirkan empat tahun ke depan dan seterusnya, sehingga saya merasa tim ini juga membutuhkan angin segar."

Miyamoto menyampaikan, sempat ada pertimbangan untuk mendatangkan pelatih asing sebagai pengganti Moriyasu. Namun, niat tersebut mereka hilangkan karena ingin mewarisi dan mengembangkan fondasi yang sudah ada.

"Kami berdiskusi mengenai apakah harus memulai dari nol dengan pelatih dan staf kepelatihan asing yang baru, atau memaksimalkan apa yang sudah kami miliki. Pada akhirnya kami memutuskan bahwa keberlanjutan harus menjadi prioritas," ujarnya.

Sementara itu, Moriyasu menegaskan tetap memiliki motivasi yang sama meski hanya mendapat kontrak hingga Piala Asia 2027. Ia berjanji akan memberikan hasil terbaik sebelum menyerahkan tongkat estafet kepada penerusnya.

"Bersama staf pelatih, saya akan melakukan yang terbaik untuk meraih hasil maksimal selama masa kontrak ini dan menyerahkan tongkat estafet kepada penerus saya dengan cara yang positif," ujar Moriyasu.(*)

Hide Ads Show Ads