Hari ini
Cuaca 0oC
Headline News :

Banjir Rendam Ancol, Warga Manfaatkan Perahu untuk Menyebrang

Jakarta:; Banjir merendam kawasan Ancol, Jakarta Utara, menyebabkan aktivitas warga lumpuh dan kendaraan tak bisa melintas, Minggu 18 Jamuari 2026. Di tengah kondisi tersebut, sejumlah warga turun tangan membantu warga menyeberangi jalanan yang tergenang air.

Warga bantu angkut pengendara motor melintasi banjir di Ancol, Jakarta Utara, menggunakan perahu, Minggu, 18 Januari 2026.

Salah satunya Iwan Setiawan, merupakan pengemudi ojek yang biasa mangkal di kawasan Ancol. Ia bersama beberapa rekannya membantu warga menyeberang menggunakan perahu atau getek karena motor dan mobil tidak bisa melintas akibat banjir. 

“Kalau pagi air masih tinggi, banyak warga mau nyebrang ke arah Priok. Kita bantu pakai perahu. Bayarannya seikhlasnya, ada yang ngasih Rp10 ribu per orang,” ujar Iwan di lokasi.

Ia menjelaskan, uang yang diterima warga digunakan untuk menyewa perahu dari petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) dengan biaya sekitar Rp20 ribu. Hasilnya kemudian dibagi rata dengan empat orang rekannya.

“Kalau dapat Rp40 ribu, dibagi empat orang. Jadi semuanya masing-masing dapat Rp10 ribu,” katanya.

Menurut Iwan, bantuan tersebut diberikan karena kasihan melihat warga yang kendaraannya berisiko mogok jika dipaksakan melintas banjir. “Kalau enggak dibantu, kasihan, mesin motor bisa rusak, terus juga banyak yang mati,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, banjir di kawasan Ancol sudah terjadi dua kali dalam sepekan terakhir. Kondisi ini membuat aktivitas ojek pangkalan terhenti karena motor tidak dapat digunakan.

Sementara salah satu warga, Jonathan telah memanfaatkan jasa angkut menggunakan perahu tersebut. Ia mengaku menggunakan perahu untuk menyeberang dari sekitar gerbang masuk Ancol untuk menuju kawasan Mangga Dua.

“Tadi naik perahu dari arah gerbang Ancol. Jadi di anter sampai ke sini, ya lumayan lah,” ujar Jonathan di lokasi.

Penggunaan perahu darurat ini menjadi pilihan warga di tengah genangan banjir yang belum sepenuhnya surut. Warga berharap air segera surut agar aktivitas dapat kembali normal dan tidak perlu lagi menggunakan sarana transportasi darurat.(*)

WEB UTAMA
Hide Ads Show Ads