West Java Paragliding Championship 2026 Diikuti 88 Pilot dari 13 Negara
Sumedang : Ajang West Java Paragliding Championship 2026 kembali digelar di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Kejuaraan paralayang bertaraf internasional ini diikuti 88 pilot dari 13 negara.
Kejuaraan tersebut resmi dibuka oleh Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir di Pendopo Pusat Pemerintahan Kabupaten Sumedang, Jumat, 18 September 2026. Pembukaan dihadiri para peserta dan sejumlah pihak terkait.
Kompetisi mempertandingkan nomor cross country dengan lokasi lepas landas di Bukit Batu Dua, Desa Linggajaya, Kecamatan Cisitu. Dari lokasi tersebut, para pilot dapat menikmati pemandangan hamparan perairan Waduk Jatigede dari udara.
West Java Paragliding Championship merupakan agenda tahunan yang tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga dirgantara, tetapi juga bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Sumedang mempromosikan potensi pariwisata daerah.
Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir mengatakan, penyelenggaraan kejuaraan internasional tersebut diharapkan dapat meningkatkan kunjungan wisatawan sekaligus memberikan dampak terhadap perekonomian masyarakat.
“Kejuaraan ini bukan hanya tentang olahraga, tetapi juga menjadi bagian dari promosi pariwisata Sumedang. Kami berharap semakin banyak wisatawan yang datang dan memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat,” kata Dony, Jumat, 18 September 2026.
Pada hari pertama perlombaan, kondisi cuaca yang mendukung memungkinkan para pilot terbang hingga ketinggian sekitar 2.300 meter di atas permukaan laut (mdpl).
Para atlet mengaku menikmati pengalaman terbang di atas kawasan Sumedang, termasuk pemandangan Waduk Jatigede yang terlihat dari ketinggian.
“Cuacanya cukup baik untuk terbang. Dari atas, pemandangan Waduk Jatigede sangat indah dan menjadi pengalaman tersendiri bagi kami,” ujarnya.
Pada hari pertama, dari 88 pilot yang mengikuti perlombaan, sebanyak 47 pilot berhasil mencapai lokasi finis di Lapangan Pusat Pemerintahan Kabupaten Sumedang.
West Java Paragliding Championship 2026 dijadwalkan berlangsung selama satu pekan. Para peserta berharap penyelenggaraan kejuaraan pada tahun-tahun berikutnya mendapat dukungan yang semakin besar dari pemerintah sehingga olahraga paralayang dan promosi wisata Sumedang dapat terus berkembang.(*)
