Hari ini
Cuaca 0oC
Breaking News

Polisi di Bandung Selidiki Penemuan Mayat Wanita dalam Kardus di Babakan Ciparay

Bandung : Jajaran Polrestabes Bandung tengah menyelidiki kasus penemuan sesosok mayat perempuan yang ditemukan dalam kondisi terbungkus kardus di kawasan Jalan Terusan Suryani, Kelurahan Babakan Ciparay, Kecamatan Babakan Ciparay, Kota Bandung, Selasa (1/9/2026).

Polrestabes Bandung Selidiki Penemuan Mayat Wanita dalam Kardus di Babakan Ciparay

Petugas Inafis Satreskrim Polrestabes Bandung bersama Unit Reskrim Polsek Babakan Ciparay langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat. Polisi kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan keterangan saksi, serta menelusuri rekaman kamera pengawas atau CCTV di sekitar lokasi.

Penemuan jasad bermula dari kecurigaan warga terhadap sebuah kardus berukuran besar yang terlihat dipindahkan oleh seorang pria di depan gerbang pabrik kosong.

Saksi mata, Mukhtar (45), mengaku curiga setelah melihat kardus tersebut digelindingkan di pinggir jalan.

“Tadi lagi digelinding-gelindingin, jadi saya curiga, terus disamperin,” kata Mukhtar, saksi mata kejadian.

Menurut Mukhtar, saat mendekati kardus tersebut dirinya sempat melihat bagian tubuh yang diduga merupakan tangan korban. Pria yang sebelumnya membawa kardus kemudian meninggalkan lokasi.

“Kalau mayatnya diduga cewek, cewek diduga tadi dari tangan gitu. Saya laporan, tapi dia udah nggak ada,” kata Mukhtar.

Petugas Linmas setempat, Sudrajat, juga membenarkan adanya penemuan kardus berisi jasad perempuan tersebut.

“Ditemukan jam setengah sebelas,” kata Sudrajat.

“Mayatnya wanita,” kata Sudrajat.

Dari hasil penelusuran awal, kardus tersebut diduga sebelumnya berada di sebuah rumah kontrakan di Kelurahan Dunguscariang, Kecamatan Andir.

Salah seorang tetangga terduga pelaku, Daniel, mengaku sempat dimintai bantuan untuk mengangkat kardus besar dari lantai dua rumah kontrakan sekitar pukul 09.30 WIB.

“Sekitar pukul 09.30 pagi. Istri saya antar anak sekolah kan jam 09.00, saya main game sebentar, tiba-tiba dia ketok-ketok. ‘Pak, bisa minta tolong?’ katanya. ‘Angkatin barang’,” kata Daniel.

Daniel mengatakan kardus tersebut cukup berat sehingga dirinya meminta bantuan orang lain.

“Wah, berat, Pak, enggak ke bawa, saya bilang. Enggak kebawa sendiri, harus banyakan,” kata Daniel.

Proses pemindahan kemudian dibantu saksi lain bernama Ogi. Saat itu, Daniel mengaku sempat menanyakan isi kardus tersebut dan mendapat jawaban bahwa isinya berupa besi dan pakaian.

“Bertiga pun diangkat gak keangkat. Akhirnya saya tanya, ini apa. Kata dia besi dan baju. Terus kata saya bagi dua, direcah, kata dia gak bisa susah sudah dilakban, Kata saya, saya punya banyak lakban, tapi kata dia tanggung,” kata Daniel.

Daniel juga mengaku sempat mencium aroma kurang sedap dari kardus tersebut. Namun, ia tidak menaruh curiga karena mendapat penjelasan bahwa kardus tersebut berisi pakaian dan besi yang akan dikirim ke luar daerah.

“Ada bau, tapi enggak terlalu menyengat sih. Cuma agak bau-bau enggak enak gitulah. Ya udahlah, saya pikir dari pakaian atau apa, ya.

Dari atas ke bawah tuh didorong, digeser-geser, geser-geser, plek-plek-plek sampai ke bawah. Disimpan dulu di pojok sini,” kata Daniel.

Kardus tersebut kemudian dipindahkan menggunakan troli galon.

“Katanya itu paket mau dikirim ke Lampung,” kata Daniel.

Kapolsek Babakan Ciparay Kompol Kurniawan membenarkan adanya penemuan jasad perempuan tersebut. Korban telah dievakuasi oleh tim Inafis ke Rumah Sakit Sartika Asih Bandung untuk menjalani proses autopsi.

“Pada hari ini, Selasa tanggal 1 Agustus 2026, sekira pukul 11.00 WIB, di RW 5 Kelurahan Babakan Kecamatan Babakan Ciparay, telah ditemukan sesosok mayat yang terbungkus oleh kardus,” kata Kompol Kurniawan, Kapolsek Babakan Ciparay.

Berdasarkan pemeriksaan fisik awal, korban diperkirakan merupakan perempuan berusia sekitar 30 tahun.

“Mayat tersebut perempuan, diperkirakan berusia 30 tahun,” kata Kompol Kurniawan.

Polisi menduga kuat penemuan jasad tersebut berkaitan dengan tindak pidana pembunuhan. Namun, penyidik masih melakukan pendalaman untuk memastikan rangkaian kejadian serta lokasi awal terjadinya tindak pidana.

“Ya, hasil penyelidikan awal dan olah TKP di lokasi diduga ini ada upaya dari pembunuhan, namun demikian kita masih melakukan penyelidikan dari titik awal TKP,” kata Kompol Kurniawan.

Hingga kini, identitas korban belum diketahui secara resmi. Satreskrim Polrestabes Bandung masih melakukan penyelidikan dan mengejar pihak yang diduga terlibat dalam kasus tersebut.

“Identitas belum, masih dalam penyelidikan,” kata Kompol Kurniawan.(*)

Hide Ads Show Ads