Hari ini
Cuaca 0oC
Breaking News

Pimpinan DPR Dorong Temuan Ombudsman soal Lapas Ditindaklanjuti

Jakarta : Wakil Ketua DPR RI Saan Mustofa mendorong Komisi II dan Komisi XIII DPR RI menindaklanjuti temuan Ombudsman RI. Yakni terkait dugaan adanya fasilitas berbeda bagi warga binaan di salah satu lembaga pemasyarakatan (lapas) di Bogor.

Wakil Ketua DPR RI Saan Mustofa memberikan keterangan di ruang Abdul Muis Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis, 24 September 2026

Saan mengatakan, tindak lanjut diperlukan untuk memastikan pengelolaan lapas berjalan sesuai prinsip kesetaraan. Dan tidak memberikan perlakuan berbeda kepada warga binaan berdasarkan jenis tindak pidananya.

“Saya juga tadi baru dengar, tapi belum mendapatkan laporan secara langsung terkait dengan sidaknya Ombudsman RI ke Bogor. Dan sidak tersebut menemukan ada sejumlah fasilitas di lapas yang dikategorikan mewah,” kata Saan, saat ditemui di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis, 24 September 2026.

Menurutnya, seluruh warga binaan harus memperoleh perlakuan yang sama selama menjalani masa pidana. Termasuk dalam hal fasilitas yang diberikan oleh pihak lapas.

“Jangan ada diskriminasi, jangan ada perlakuan yang berbeda-beda. Perlakuan yang sama terhadap narapidana terkait dengan semua fasilitas,” ujarnya.

Saan menyebut Komisi II DPR RI akan meminta laporan Ombudsman terkait hasil inspeksi tersebut. Hal ini mengingat Ombudsman merupakan salah satu mitra kerja Komisi II DPR RI.

Sementara, Komisi XIII DPR RI juga akan didorong untuk meminta penjelasan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kementerian Imipas) terkait temuan tersebut. “Nanti kita akan mendorong dua komisi tersebut, baik Komisi II maupun Komisi XIII, untuk menindaklanjuti apa yang menjadi temuan itu,” katanya.

Kasus fasilitas mewah di Lapas Kelas IIA Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, memasuki perkembangan baru. Anggota Ombudsman RI memaparkan temuan tim di Lapas Cibinong dalam konferensi pers, Kamis.

Pihak Ombudsman juga menyiarkannya secara langsung melalui kanal YouTube resmi Ombudsman RI. Ombudsman menyebut menemukan lebih dari 10 bangunan atau kamar dengan fasilitas yang dinilai menyerupai hunian apartemen.

Di dalamnya terdapat ruang tamu, kamar tidur, dapur, televisi, kulkas dan perlengkapan rumah tangga. Tim juga menemukan fasilitas lain, termasuk tempat kebugaran atau gym serta rencana pembangunan fasilitas mini golf.(*)

Hide Ads Show Ads