Hari ini
Cuaca 0oC
Breaking News

Kekeringan Melanda 15 Daerah di Jawa Barat

Bandung: Sebanyak 15 daerah kota/kabupaten di Jawa Barat (Jabar) terdampak kekeringan akibat musim kemarau sejak awal Juli 2026. Tiga wilayah yang mengalami kekeringan yang paling besar adalah Kabupaten Bekasi, Kabupaten Bogor, dan Kabupaten Karawang.
Warga Kabupaten Bekasi sedang mengantri air bersih dari Pemkab Bekasi. (Foto: Pemkab Bekasi)
Warga Kabupaten Bekasi sedang mengantri air bersih dari Pemkab Bekasi. (Foto: Pemkab Bekasi)

Di Kabupaten Bogor, kekeringan melanda 24 kecamatan, 87 desa/ kelurahan dengan penduduk 100.830 jiwa. Pemkab Bogor bersama BPBD setempat telah menyalurkan bantuan air bersih sebanyak 802.500 liter.

Kabupaten Karawang mencatat krisis air melanda 9 desa di 4 kecamatan dengan warga terdampak sekitar 12 ribu jiwa. BPBD Kabupaten Karawang dan instansi seperti PMI, Baznas, telah mendistribusikan lebih dari 237.000 liter air bersih.

Di Kabupaten Bekasi, krisis air bersih telah berdampak pada 6 desa di 3 kecamatan. BPBD setempat telah mengirimkan pasokan air ke 26 titik lokasi terdampak.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat mencatat ada 205.567 warga Jabar terdampak kekeringan. Mereka tersebar di 194 desa, 89 kecamatan, dan 15 kabupaten/ kota.

Pranata Humas BPBD Jawa Barat, Hadi Rahmat, mengatakan kekeringan tahun ini lebih kering dibandingkan tahun sebelumnya. "Tahun ini ada El Nino membuat kemarau lebih kering," kata Hadi Rahmat melalui keterangan persnya, Rabu, 29 Juli 2026.

Menurut dia, kondisi kekeringan saat ini memiliki kemiripan dengan kejadian pada 2023. Saat itu El Nino juga memicu penurunan ketersediaan air di berbagai daerah.

Selain faktor cuaca, peningkatan jumlah penduduk juga turut memperbesar dampak kekeringan. Kebutuhan air bersih terus meningkat, sementara ketersediaannya terbatas.

"Pertumbuhan jumlah penduduk itu juga berpengaruh pada kebutuhan air. Kebutuhan air meningkat, sementara ketersediaannya mungkin terbatas sehingga dampaknya juga bisa jadi meluas," ujarnya.

Pemprov Jabar melakukan distribusi air bersih bagi warga terdampak kekeringan. Total distribusi mencapai 4.013.500 liter.(*)

Hide Ads Show Ads