Hari ini
Cuaca 0oC
Breaking News

Ketahui Manfaat dan Kandungan Buah Manggis dan Kulitnya bagi Kesehatan

Karawang ; Manggis merupakan salah satu buah tropis yang dikenal dengan rasa manis dan sedikit asam. Buah dengan kulit berwarna ungu ini tidak hanya memiliki daging buah yang lezat, tetapi juga mengandung berbagai zat yang menarik untuk diperhatikan. Dalam beberapa tahun terakhir, kulit manggis juga banyak dibicarakan karena mengandung senyawa bioaktif yang berpotensi memberikan manfaat bagi kesehatan. Meski demikian, konsumsi manggis maupun produk olahan kulitnya tetap perlu dilakukan secara bijak.

Ketahui Manfaat dan Kandungan Buah Manggis dan Kulitnya bagi Kesehatan

Daging buah manggis mengandung sejumlah zat gizi, antara lain vitamin C, serat, karbohidrat, serta berbagai mineral. Kandungan serat di dalamnya dapat membantu mendukung kesehatan sistem pencernaan. Sementara itu, vitamin C berperan dalam mendukung fungsi sistem kekebalan tubuh dan membantu melindungi sel dari kerusakan akibat radikal bebas. Manggis juga memiliki kandungan air yang cukup tinggi sehingga dapat menjadi salah satu pilihan buah untuk melengkapi kebutuhan cairan tubuh.


Salah satu hal yang membuat manggis banyak diteliti adalah kandungan xanthone, terutama pada bagian kulitnya. Xanthone merupakan kelompok senyawa yang memiliki aktivitas antioksidan dalam penelitian laboratorium. Antioksidan berperan membantu melawan radikal bebas yang dapat menyebabkan stres oksidatif pada sel. Karena kandungan tersebut, ekstrak kulit manggis kerap digunakan sebagai bahan dalam berbagai produk olahan dan suplemen.

Selain xanthone, kulit manggis juga mengandung senyawa fenolik dan berbagai komponen bioaktif lainnya. Sejumlah penelitian awal menunjukkan bahwa senyawa tersebut memiliki aktivitas biologis, termasuk aktivitas antioksidan dan antiinflamasi dalam kondisi tertentu. Namun, hasil penelitian laboratorium atau penelitian pada hewan tidak selalu berarti bahwa efek yang sama pasti terjadi pada manusia. Oleh karena itu, manfaat kulit manggis untuk mengobati penyakit tertentu masih membutuhkan bukti klinis yang lebih kuat.

Manggis juga dapat menjadi bagian dari pola makan sehat karena buahnya relatif mudah dikonsumsi dan dapat menjadi sumber serat serta vitamin. Buah ini dapat dimakan langsung setelah kulitnya dibuka atau dikombinasikan dengan berbagai makanan lainnya. Namun, bagi orang yang sedang membatasi asupan gula atau kalori, jumlah konsumsi tetap perlu diperhatikan. Mengonsumsi buah secara berlebihan tetap dapat meningkatkan asupan energi harian.

Sementara itu, penggunaan kulit manggis perlu mendapat perhatian lebih. Kulit manggis tidak umum dikonsumsi secara langsung karena rasanya sangat pahit dan teksturnya keras. Produk ekstrak atau olahan kulit manggis juga dapat memiliki konsentrasi senyawa yang berbeda dari buah segarnya. Orang yang sedang mengonsumsi obat tertentu, memiliki kondisi kesehatan khusus, sedang hamil atau menyusui, sebaiknya berkonsultasi dengan tenaga kesehatan sebelum mengonsumsi suplemen atau ekstrak kulit manggis secara rutin.

Pada akhirnya, buah manggis dapat menjadi salah satu pilihan buah yang bergizi sebagai bagian dari pola makan seimbang. Kandungan serat, vitamin, serta senyawa antioksidan membuatnya menarik untuk dikonsumsi, sementara kulitnya mengandung xanthone dan senyawa bioaktif yang masih terus diteliti. Namun, manggis maupun kulit manggis bukan pengganti obat atau terapi medis. Konsumsi dalam porsi wajar, pola makan beragam, olahraga teratur, dan gaya hidup sehat tetap menjadi dasar utama untuk menjaga kesehatan.(*)

Hide Ads Show Ads