Pramono Sebut Banjir Jakarta Tak Bisa Sepenuhnya Hilang
Jakarta ;Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan banjir di Ibu Kota tidak dapat sepenuhnya dihilangkan meskipun normalisasi sungai terus dilakukan. Menurutnya, program normalisasi sejumlah sungai hanya dapat mengurangi dampak banjir yang kerap terjadi di ibu kota.
Ia mengatakan sejumlah sungai yang telah dilakukan normalisasi. Sungai-sungai tersebut antara lain Sungai Ciliwung, Kali Cakung Lama, dan Kali Krukut.
"Kalau itu bisa diselesaikan, maka akan mengurangi banjir di Jakarta. Tetapi kalau kemudian menghilangkan sepenuhnya banjir di Jakarta, enggak mungkin," kata Pramono saat memberikan keterangan pers di kawasan Bundaran HI, Minggu, 8 Maret 2026.
Ia menjelaskan, kondisi geografis Jakarta menjadi salah satu faktor yang membuat banjir sulit dihilangkan sepenuhnya. "Karena permukaan air lautnya sekarang ini sudah lebih tinggi daripada permukaan tanah di Jakarta," ujarnya.
Pramono menambahkan, banjir di Jakarta juga dipengaruhi curah hujan tinggi serta aliran air kiriman dari daerah sekitar. Karena itu, penanganan banjir memerlukan kerja sama lintas wilayah di kawasan Jabodetabek.
![]() |
| Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung (kanan) bersama Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin (kiri) saat bersama-sama meninjau situasi banjir di Jakarta tahun 2025 |
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta memperbarui data banjir yang merendam sejumlah wilayah Ibu Kota setelah hujan mengguyur sejak malam hari. Tercatat sebanyak 105 RT dan 19 ruas jalan masih tergenang hingga Minggu, 8 Maret 2026 pagi.
“BPBD mencatat saat ini terdapat 105 RT. Kemudian juga 19 jalan tergenang," kata Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta, Isnawa Adji dalam keterangannya.
Adapun data tersebut dihimpun hingga pukul 09.00 WIB. Ia menyebutkan ketinggian air di beberapa wilayah bahkan mencapai 1,7 meter.
BPBD DKI Jakarta juga telah mengerahkan personel untuk memantau kondisi genangan di berbagai titik. Selain itu, petugas berkoordinasi dengan sejumlah pihak terkait untuk melakukan penyedotan air serta memastikan saluran drainase berfungsi dengan baik.(*)


